SerambiMuslim.com – Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan kalender musim umrah 1448 Hijriah.
Berdasarkan jadwal tersebut, penerbitan visa umrah dan kedatangan jamaah internasional akan dimulai pada 31 Mei 2026.
Pengumuman itu disampaikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagai bagian dari pengaturan operasional musim umrah pasca-penyelenggaraan ibadah haji 1447 H.
Dalam kalender resmi tersebut, kementerian menetapkan jamaah umrah sudah dapat memasuki Kota Makkah serta memperoleh izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk mulai 1 Juni 2026.
“Kalendar musim umrah 1448 H mencakup tanggal-tanggal penting dan layanan elektronik terkait penerbitan visa, prosedur kontrak, serta penerimaan jamaah umrah,” tulis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dalam pengumuman resminya, dikutip Senin, 18 Mei 2026.
Kementerian menjelaskan, penyusunan jadwal tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi jamaah umrah dari berbagai negara.
Adapun batas akhir penerbitan visa umrah ditetapkan pada 9 Maret 2027. Sementara itu, tanggal terakhir jamaah memasuki wilayah Arab Saudi dijadwalkan pada 23 Maret 2027.
“7 April 2027 menjadi tanggal terakhir keberangkatan jamaah umrah dari Kerajaan Arab Saudi,” tulis kementerian tersebut.
Kementerian Haji dan Umrah juga meminta seluruh perusahaan penyedia layanan umrah serta agen perjalanan luar negeri agar mematuhi jadwal operasional yang telah ditetapkan.
Selain itu, seluruh pihak diminta menaati regulasi dan instruksi resmi pemerintah Arab Saudi guna memastikan pelayanan optimal bagi jamaah selama musim umrah berlangsung.
Sementara itu, rangkaian puncak ibadah haji 1447 H di Arab Saudi dijadwalkan dimulai pada Hari Arafah yang jatuh pada 9 Dzulhijjah 1447 H atau 26 Mei 2026. Selanjutnya, Hari Raya Iduladha akan berlangsung pada 27 Mei 2026, dengan seluruh rangkaian puncak haji diperkirakan berakhir pada 30 Mei 2026. ***






