Menag: RI Diharapkan Jadi Negara Paling Toleransi di Dunia

Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap Indonesia menjadi teladan dunia dalam toleransi dan kerukunan. Ia menilai tingkat keharmonisan antarumat beragama terus meningkat sejak kemerdekaan. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berharap Indonesia dapat menjadi contoh negara paling majemuk di dunia yang mampu menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Menurut Nasaruddin, tidak ada kelompok masyarakat di dunia yang tidak mendambakan kehidupan yang damai, rukun, dan saling menghormati.

“Harapan kita ke depan, Indonesia bisa menjadi contoh negara paling majemuk sekaligus paling toleran dan paling rukun di dunia. Tidak ada manusia, etnik mana pun yang tidak menyukai kerukunan, kedamaian, dan toleransi,” ujar Nasaruddin di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Ia menilai, sejak Indonesia merdeka, tingkat kerukunan antarumat beragama terus menunjukkan peningkatan. Hal itu, kata dia, tidak terlepas dari peran negara yang memberikan ruang kebebasan bagi seluruh pemeluk agama untuk menjalankan ibadahnya.

“Sejak kemerdekaan, kita melihat kerukunan semakin menguat. Ini juga tidak lepas dari peran kepala negara yang memberi ruang bagi kehidupan beragama,” jelasnya.

Meski demikian, Nasaruddin mengingatkan agar seluruh pihak bersama-sama menjaga suasana damai yang telah terbentuk tersebut dan tidak melakukan tindakan yang dapat memecah persatuan bangsa.

Lebih lanjut, ia menyoroti simbol nyata toleransi di Indonesia, yakni Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi representasi harmoni antarumat beragama di Indonesia. ***