SerambiMuslim.com – Ombudsman Republik Indonesia memastikan transparansi penyelenggaraan ibadah haji 2026 dengan meluncurkan posko pengaduan daring yang dapat diakses oleh seluruh jemaah haji Indonesia.
Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan posko tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) guna memperkuat pengawasan layanan haji.
“Posko pengaduan daring ini menjadi bentuk sinergi antara Ombudsman RI dan pemerintah untuk memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan sesuai standar,” ujar Nuzran saat peluncuran di Jambi, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menjelaskan, posko tersebut berfungsi sebagai sarana pengawasan pelayanan publik agar seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Menurutnya, jemaah dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun temuan selama proses ibadah, mulai dari di asrama haji, bandara, hingga saat berada di Tanah Suci.
“Seluruh jemaah bisa melapor melalui WhatsApp maupun telepon yang tersedia 24 jam. Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan hak-hak jemaah terpenuhi,” katanya.
Layanan ini mengusung konsep One Stop Service, di mana seluruh pengaduan akan ditangani secara terpusat dalam satu sistem.
“Setiap laporan akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah, khususnya Kementerian Haji dan Umrah, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji ke depan,” ujar Nuzran.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui WhatsApp di nomor 08119093737 atau melalui email ke team7@ombudsman.go.id.
Selain membuka posko, Ombudsman RI juga melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan fasilitas dan layanan di asrama haji, termasuk sarana dan prasarana pendukung.
“Layanan di Kanwil Kemenhaj Jambi tergolong baik, terutama program ramah lanjut usia yang menjadi nilai tambah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab menyambut baik peluncuran posko tersebut.
“Kami bersyukur Jambi dipilih sebagai lokasi peluncuran. Ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji ke depan,” ujarnya. ***






