Menag Jajaki Peluang Beasiswa untuk Mahasiswa RI di Oman

Menteri Agama Nasaruddin Umar membahas peluang beasiswa Oman bagi mahasiswa Indonesia serta kerja sama penyediaan guru bahasa Arab penutur asli. (Foto: Istimewa)

SerambiMuslim.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menerima kunjungan Duta Besar Kesultanan Oman untuk Indonesia, Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari, Kamis, 7 Mei 202y.

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pendidikan, termasuk penyediaan beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk menempuh studi di sejumlah perguruan tinggi di Oman.

Dalam pertemuan itu, Menag menilai Oman memiliki potensi besar sebagai destinasi pendidikan Islam bagi mahasiswa Indonesia, khususnya dalam bidang studi agama dan bahasa Arab.

“Selama ini banyak mahasiswa Indonesia memilih Istanbul dan Ankara sebagai tujuan studi luar negeri. Saya melihat Oman memiliki potensi besar sebagai alternatif pendidikan Islam yang belum banyak dikenal,” kata Nasaruddin Umar.

Selain peluang beasiswa, Kementerian Agama (Kemenag) juga menyampaikan kebutuhan tenaga pengajar bahasa Arab penutur asli untuk mengisi kekurangan guru di berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan kementerian.

“Kami membutuhkan sekitar 2.000 guru bahasa Arab native speaker untuk mendukung pembelajaran di lembaga pendidikan Kementerian Agama, dan Oman menjadi salah satu negara yang potensial untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Rencana kerja sama tersebut mendapat sambutan positif dari Dubes Oman Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari. Ia menyebut Indonesia dan Oman memiliki hubungan historis yang telah terjalin selama hampir tiga abad dengan kesamaan prinsip dalam kebijakan luar negeri.

Menurut Al-Shanfari, Oman juga aktif mempromosikan nilai-nilai Islam moderat, toleransi, dan perdamaian yang sejalan dengan pendekatan keagamaan Indonesia.

“Kami pernah menggelar pameran tentang Islam moderat, toleransi, dan perdamaian. Nilai-nilai tersebut juga menjadi fondasi hubungan baik Oman dan Indonesia,” katanya.

Tak hanya di sektor pendidikan, kedua negara juga melihat peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan. Produk tekstil serta aksesori asal Oman dinilai memiliki peluang masuk ke pasar Indonesia.

Selain itu, Oman yang dikenal memiliki pelabuhan strategis sejak era perdagangan Asia kuno dinilai masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan kembali sebagai jalur perdagangan modern.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama konkret antara Indonesia dan Oman, termasuk pembukaan rute penerbangan langsung serta pengembangan program beasiswa untuk mempererat hubungan kedua negara. ***