SerambiMuslim.com – Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah resmi memperkenalkan visa umrah masuk ganda (multiple-entry Umrah visa) yang memungkinkan jamaah menunaikan ibadah umrah berkali-kali tanpa harus mengajukan visa baru setiap kali berangkat.
Kebijakan ini diharapkan memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi umat Islam dari berbagai negara untuk merencanakan perjalanan umrah sepanjang tahun.
Berbeda dengan visa umrah sebelumnya yang hanya berlaku untuk satu kali perjalanan, visa terbaru ini memiliki masa berlaku hingga satu tahun dengan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi.
Apa Itu Visa Umrah Multiple Entry?
Mengutip Gulf News, visa umrah masuk ganda merupakan visa yang berlaku selama 365 hari sejak diterbitkan. Selama periode tersebut, pemegang visa dapat keluar masuk Arab Saudi beberapa kali untuk menunaikan ibadah umrah tanpa perlu mengurus visa baru pada setiap kunjungan.
Meski demikian, setiap perjalanan tetap harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, termasuk memperoleh izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk.
Visa ini juga tidak berlaku selama musim haji, sehingga hanya dapat digunakan untuk perjalanan umrah di luar penyelenggaraan ibadah haji.
Fitur Visa Umrah Masuk Ganda
Visa umrah terbaru menawarkan sejumlah kemudahan bagi jamaah, antara lain:
- Berlaku selama satu tahun atau 365 hari sejak diterbitkan
- Dapat digunakan untuk beberapa kali masuk ke Arab Saudi
- Total masa tinggal maksimal mencapai 90 hari secara kumulatif
- Tersedia bagi umat Islam dari berbagai negara yang memenuhi persyaratan
- Wajib membeli paket layanan umrah resmi melalui platform Nusuk
- Izin pelaksanaan umrah harus diterbitkan melalui aplikasi Nusuk sebelum keberangkatan
- Visa akan dinonaktifkan setelah jamaah meninggalkan Arab Saudi dan dapat digunakan kembali setelah seluruh persyaratan perjalanan berikutnya dipenuhi
- Tidak berlaku selama musim haji.
Visa ini dapat diajukan oleh umat Islam dari berbagai negara yang memenuhi ketentuan pemerintah Arab Saudi. Salah satu syarat utamanya adalah membeli paket layanan umrah resmi melalui platform Nusuk sebelum proses pengajuan visa dilakukan.
Cara Mengajukan Visa Umrah Multiple Entry
Pengajuan visa dilakukan melalui platform Nusuk dan agen perjalanan umrah resmi dengan tahapan sebagai berikut.
1. Memesan paket umrah di Nusuk
Calon jamaah memilih paket yang tersedia melalui penyedia layanan resmi di Nusuk. Pilihan paket meliputi:
- Paket Standar
- Paket Premium
- Paket Mewah
Umumnya paket tersebut telah mencakup pengurusan visa, asuransi umrah, akomodasi hotel, transportasi, konsumsi, serta transportasi darat selama berada di Arab Saudi.
2. Mengajukan permohonan visa
Setelah paket dipilih dan pembayaran diselesaikan, agen perjalanan resmi akan memproses permohonan visa kepada otoritas Arab Saudi.
3. Mengurus izin umrah
Sebelum keberangkatan, jamaah wajib memperoleh izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk. Tanpa izin tersebut, jamaah tidak diperkenankan melaksanakan ibadah umrah meski telah memiliki visa.
4. Berangkat ke Arab Saudi
Setelah seluruh persyaratan disetujui, jamaah dapat berangkat sesuai jadwal. Untuk perjalanan berikutnya menggunakan visa yang sama, pemegang visa tetap wajib memenuhi seluruh ketentuan terbaru, termasuk memperoleh izin umrah melalui aplikasi Nusuk.
Dokumen yang Dibutuhkan
Pemohon visa umrah multiple entry perlu menyiapkan sejumlah dokumen, yaitu:
- Paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan.
- Foto paspor terbaru berwarna dengan latar belakang putih.
- Bukti pemesanan tiket pesawat pulang pergi atau tiket perjalanan lanjutan.
- Bukti reservasi hotel atau konfirmasi akomodasi.
- Rencana perjalanan yang memuat jadwal keberangkatan dan kepulangan.
Biaya Visa Umrah Multiple Entry
Besaran biaya bergantung pada paket layanan yang dipilih melalui Nusuk.
Paket Standar
Paket standar yang mencakup visa, hotel, transportasi, asuransi, dan layanan dasar lainnya dibanderol sekitar 2.000–2.684 dirham atau setara Rp9,7 juta hingga Rp13 juta.
Paket Mewah
Bagi jamaah yang menginginkan fasilitas premium, tersedia paket mewah dengan harga sekitar 5.000–7.000 dirham atau setara Rp24,3 juta hingga Rp34 juta. Paket ini umumnya menawarkan hotel berbintang, transportasi premium, serta berbagai layanan tambahan.
Sementara itu, biaya pengurusan visa tanpa paket umrah umumnya berada pada kisaran 300–600 dirham atau sekitar Rp1,4 juta hingga Rp2,9 juta.
Besaran biaya dapat berubah sesuai agen resmi, musim perjalanan, kategori hotel, serta layanan tambahan yang dipilih.
Perlu diperhatikan, visa akan dinonaktifkan setiap kali jamaah meninggalkan Arab Saudi. Visa tersebut baru dapat digunakan kembali apabila seluruh persyaratan administrasi untuk perjalanan berikutnya telah dipenuhi. (*)







