SerambiMuslim.com – Putri Mahkota Swedia Victoria mengaku terkesan dengan kehidupan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Kesan tersebut disampaikan Victoria usai mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.
Kunjungan itu merupakan bagian dari rangkaian agenda resmi Putri Mahkota Swedia di Indonesia. Victoria melihat langsung kedekatan dua rumah ibadah berbeda agama tersebut.
Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral selama ini menjadi salah satu simbol toleransi di Indonesia.
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengatakan Victoria menunjukkan kekagumannya.
Menurut Nasaruddin, Victoria tertarik dengan berbagai simbol kerukunan yang diperlihatkan selama kunjungan.
Salah satu hal yang menarik perhatian Victoria adalah Terowongan Silaturahim. Terowongan tersebut merupakan jalur bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral.
Saat berada di terowongan, Victoria mendengar suara beduk dan lonceng secara bersahutan.
Suara beduk berasal dari Masjid Istiqlal. Sementara itu, suara lonceng terdengar dari Gereja Katedral Jakarta.
Nasaruddin mengatakan momen tersebut menggambarkan kehidupan harmonis masyarakat Indonesia. Keharmonisan itu berlangsung di tengah keberagaman agama yang ada di Indonesia.
Dalam kunjungannya, Victoria juga mendapat penjelasan mengenai fungsi Masjid Istiqlal.
Masjid tersebut tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam. Istiqlal juga menjadi ruang untuk berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Setelah mengunjungi Masjid Istiqlal, Victoria melanjutkan perjalanan menuju Gereja Katedral Jakarta.
Di gereja tersebut, Victoria melihat patung Bunda Maria yang menampilkan berbagai unsur budaya Indonesia. Patung tersebut memadukan sentuhan batik dan pakaian tradisional Indonesia.
Selain itu, terdapat pula ornamen Garuda Pancasila dan peta Indonesia.
Berbagai unsur tersebut memperlihatkan perpaduan antara nilai keagamaan dan kekayaan budaya Nusantara.
Kunjungan Victoria ke dua rumah ibadah tersebut menjadi gambaran mengenai praktik toleransi di Indonesia.
Kedekatan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral juga menjadi simbol kehidupan antarumat beragama.
Melalui kunjungan tersebut, Victoria dapat melihat langsung keberagaman dan kerukunan masyarakat Indonesia. (*)







