Fikih  

Tujuh Doa Agar Anak Menjadi Sholeh dan Sholehah

Amalkan doa terbaik untuk orang tua yang telah meninggal dalam Surah Al Isra ayat 24. (Foto: Chatgpt/Serambi Muslim/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Memiliki anak yang sholeh dan sholehah merupakan harapan besar setiap orang tua. Selain menjadi penyejuk hati di dunia, anak yang bertakwa juga diyakini menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir bagi orang tua, bahkan setelah mereka meninggal dunia.

Mewujudkan harapan tersebut tidak hanya dilakukan melalui pengasuhan yang baik, pendidikan agama, serta pemenuhan kebutuhan anak. Orang tua juga dianjurkan memperbanyak doa kepada Allah SWT sebagai ikhtiar spiritual agar dikaruniai keturunan yang saleh, berbakti, dan taat kepada agama.

Di dalam Alquran terdapat sejumlah doa yang dipanjatkan para nabi dan hamba-hamba Allah SWT ketika memohon keturunan yang baik. Doa-doa tersebut menjadi amalan yang dapat dibaca umat Islam dalam memohon anak yang sholeh dan sholehah.

Mengutip buku “Dahsyatnya Doa Para Nabi” karya Syamsuddin Noor, berikut tujuh doa anak sholeh dan sholehah yang terdapat dalam Alquran.

1. Doa Anak Sholeh dan Sholehah (QS Al-Furqan Ayat 74)

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Latin: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yuniw waj’alnaa lil-muttaqiina imaamaa(n).

Artinya: “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

Doa ini menjadi salah satu doa yang paling sering diamalkan umat Islam untuk memohon keluarga yang penuh keberkahan serta keturunan yang saleh.

2. Doa Istri Imran Saat Mengandung (QS Ali Imran Ayat 35)

Doa ini menggambarkan ketulusan seorang ibu yang menyerahkan anaknya kepada Allah SWT sejak masih berada di dalam kandungan agar kelak menjadi hamba yang taat beribadah.

رَبِّ اِنِّيْ نَذَرْتُ لَكَ مَا فِيْ بَطْنِيْ مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Latin: Rabbi innii nadzartu laka maa fii bathnii muharraran fataqabbal minnii, innaka antas-samii’ul ‘aliim(u).

Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu apa yang ada di dalam kandunganku murni untuk-Mu (berkhidmat di Baitul Maqdis). Maka, terimalah (nazar itu) dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

3. Doa Perlindungan untuk Anak dan Keturunan (QS Ali Imran Ayat 36)

Doa ini dipanjatkan agar anak dan keturunan senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT dari godaan setan.

وَاِنِّيْٓ اُعِيْذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

Latin: Wa innii u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy-syaithaanir-rajiim(i).

Artinya: “(Aku) memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari setan yang terkutuk.”

4. Doa Nabi Zakaria Memohon Keturunan (QS Ali Imran Ayat 38)

Meski telah berusia lanjut, Nabi Zakaria AS tetap memohon kepada Allah SWT agar dikaruniai keturunan yang baik.

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

Latin: Rabbi hab lii mil ladunka dzurriyyatan thayyiba(tan) innaka samii’ud-du’aa-(i).

Artinya: “Wahai Tuhanku, karuniakanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”

5. Doa Nabi Ibrahim Memohon Anak Sholeh (QS Ash-Shaffat Ayat 100)

Doa singkat ini dipanjatkan Nabi Ibrahim AS ketika memohon keturunan yang saleh kepada Allah SWT.

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Latin: Rabbi hab lii minash-shaalihiin(a).

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang sholeh.”

6. Doa Nabi Zakaria Agar Tidak Hidup Tanpa Keturunan (QS Al-Anbiya Ayat 89)

Doa ini juga dipanjatkan Nabi Zakaria AS saat memohon agar dikaruniai keturunan.

رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ

Latin: Rabbi laa tadzarnii fardaw wa anta khairul-waaritsiin(a).

Artinya: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan), sedang Engkau adalah sebaik-baik waris.”

7. Doa Nabi Ibrahim untuk Anak dan Keturunan (QS Ibrahim Ayat 35)

Selain memohon negeri yang aman, Nabi Ibrahim AS juga berdoa agar dirinya dan keturunannya dijauhkan dari kemusyrikan.

رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ اٰمِنًا وَّاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ اَنْ نَّعْبُدَ الْاَصْنَامَ

Latin: Rabbij’al haadzal-balada aaminaw wajnubnii wa baniyya an na’budal-ashnaam(a).

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah) negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari penyembahan terhadap berhala-berhala.”

Mengamalkan doa-doa yang diajarkan dalam Alquran merupakan salah satu ikhtiar spiritual yang dapat dilakukan orang tua. Selain disertai pendidikan, kasih sayang, dan teladan yang baik, doa menjadi bentuk pengharapan kepada Allah SWT agar anak tumbuh menjadi pribadi yang sholeh, berbakti kepada orang tua, dan bertakwa sepanjang hidupnya. (*)