Makna Isra Miraj dan Pesan Ekoteologi di Masjid Istiqlal

Foto: Istimewa

SerambiMuslim.com – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menjadi penceramah dalam peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (15/1/2026) malam.

Dalam ceramahnya, Menteri Hanif mengangkat tema “Pesan Ekoteologi dalam Peristiwa Isra Miraj” yang menekankan pentingnya kesadaran spiritual dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Hanif menyampaikan bahwa peristiwa Isra Miraj bukan hanya memiliki dimensi ibadah ritual, tetapi juga mengandung pesan moral dan ekologis yang relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Menurutnya, manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab besar untuk merawat alam sebagai bagian dari amanah Tuhan.

“Isra Miraj mengingatkan kita untuk selalu mensyukuri nikmat kehidupan dan menjalaninya dengan penuh kesadaran, termasuk kesadaran terhadap lingkungan yang menjadi sumber kehidupan,” ujar Hanif sebagaimana dikutip dari akun Instagram pribadinya, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, konsep ekoteologi memandang hubungan manusia dengan alam sebagai hubungan spiritual yang tidak terpisahkan. Kerusakan lingkungan, lanjut Hanif, sering kali berakar dari hilangnya rasa syukur dan tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Tuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Hanif juga mengaitkan nilai-nilai Isra Miraj dengan upaya pelestarian lingkungan, seperti pengelolaan sumber daya alam secara bijak, pengurangan sampah, serta komitmen bersama dalam menghadapi krisis iklim. Ia mengajak umat Islam untuk menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam perilaku ramah lingkungan sehari-hari.

Tak lupa, Hanif menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar yang telah mengundangnya untuk berbagi pemahaman mengenai ekoteologi dalam memaknai Isra Miraj di hadapan jamaah Masjid Istiqlal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama Bapak Nasaruddin Umar atas undangan dan kepercayaannya,” ujar Hanif. ***