SerambiMuslim.com — Umat Islam di seluruh dunia hari ini memasuki awal bulan Dzulqaidah 1446 Hijriah, bulan ke-11 dalam kalender Islam yang juga menjadi penanda dimulainya fase akhir persiapan menuju ibadah haji. Dzulqaidah, yang termasuk dalam deretan bulan-bulan haram (bulan mulia), menjadi momentum penting bagi calon jemaah haji untuk mematangkan segala persiapan fisik, spiritual, dan administratif sebelum puncak ibadah haji pada bulan Dzulhijjah mendatang.
Direktur Bina Haji Kementerian Agama RI, Dr. Ahmad Abdullah, menyampaikan bahwa pemerintah terus mengintensifkan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi guna memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 1446 H. “Memasuki Dzulqaidah, segala bentuk kesiapan, mulai dari pemantapan manasik haji, distribusi perlengkapan, hingga pembekalan kesehatan, menjadi fokus utama,” ujarnya dalam konferensi pers pagi ini.
Dzulqaidah juga dikenal sebagai bulan yang penuh ketenangan, di mana umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan refleksi diri. Bagi para calon haji, bulan ini adalah waktu untuk memperdalam pemahaman tentang rukun haji, menjaga kondisi kesehatan, serta memperkuat niat dan keikhlasan dalam menunaikan salah satu rukun Islam tersebut.
Menurut data dari Kementerian Agama, lebih dari 241 ribu jemaah haji Indonesia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Proses pemvisaan, pemberangkatan, serta pembagian kloter akan dimulai secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, seiring dengan masuknya bulan Dzulqaidah.
Selain itu, sejumlah pesantren, masjid, dan lembaga dakwah turut menggelar kegiatan pembekalan manasik haji untuk masyarakat umum, sebagai bagian dari edukasi dan syiar keislaman menyambut datangnya musim haji. “Bulan Dzulqaidah bukan hanya milik calon haji, tetapi juga momentum seluruh umat Islam untuk merenungkan makna pengorbanan, ketaatan, dan kesabaran,” kata Ustaz Rifa’i, pengasuh Ponpes Nurul Huda di Bekasi.
Dengan tibanya bulan Dzulqaidah, nuansa spiritual kian terasa di berbagai penjuru negeri. Umat Islam pun diajak untuk menyambutnya dengan rasa syukur, memperkuat ibadah, dan memperbanyak doa agar seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan diberkahi.





