SerambiMuslim.com – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan harga BBM subsidi Pertalite tetap stabil meski minyak dunia melonjak.
Bahlil menjamin pasokan BBM aman selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
“Sampai dengan hari raya Idulfitri Insya Allah tidak ada kenaikan harga BBM subsidi,” ujar Bahlil, Senin (9/3/2026).
Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. “Pasokan tidak ada masalah. Puasa dan Hari Raya semuanya terjamin,” tambah Bahlil.
Lonjakan harga minyak dunia dipicu perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran.
Harga Brent mencapai USD118 per barel, tertinggi sejak Juni 2022, lapor Sputnik.
Serangan AS dan Israel pada 28 Februari menewaskan ribuan orang di Iran.
Iran membalas dengan menyerang pangkalan militer AS dan beberapa kota di Israel.
Pada 8 Maret, serangan udara menargetkan fasilitas penyimpanan minyak Iran di Teheran. Kerusakan fasilitas ini memicu lonjakan harga minyak global.
Kontrak berjangka Brent naik USD18,35 atau 19,8 persen menjadi USD111,04 per barel.
Minyak WTI AS naik USD15,27 dolar AS atau 16,8 persen menjadi USD106,17 per barel.
Pekan lalu, Brent naik 27 persen dan WTI meningkat 35,6 persen sebelum lonjakan terbaru.
Militer Israel menyerang komandan Iran di Beirut, memperluas operasi setelah menewaskan hampir 400 orang.
Israel mengancam membunuh pengganti Khamenei, sementara Presiden AS Donald Trump memperingatkan perang baru.
Bahlil kembali menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan BBM untuk Ramadan dan Idulfitri 2026 tetap terjamin. ***





