Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Disalurkan untuk Palestina

Dam jemaah haji Indonesia melalui program Adahi disalurkan hingga ke Palestina. Sebanyak 195.326 jemaah tercatat telah menunaikan kewajiban dam. (Foto: Unplash/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan ibadah haji tidak hanya memiliki dimensi ritual sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT, tetapi juga mengandung nilai sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Menurut Dahnil, pelaksanaan dam jemaah haji Indonesia harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi penerima yang membutuhkan. Karena itu, pemerintah terus mendorong tata kelola dam yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

“Haji mengajarkan ketakwaan, pengorbanan, sekaligus kepedulian. Karena itu kami ingin memastikan dam jemaah Indonesia tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan kemanfaatan yang nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Dahnil, Rabu, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pengelolaan dam melalui program Adahi menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan seluruh proses, mulai dari penyembelihan, distribusi, hingga pelaporan, berjalan sesuai standar yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Menurut Dahnil, upaya tersebut merupakan bagian dari transformasi penyelenggaraan ibadah haji yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan ketentuan fikih, tetapi juga memastikan manfaat dam dapat diterima oleh pihak yang berhak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan pengelola program Adahi yang telah memfasilitasi pengelolaan dan distribusi dam secara profesional. Kerja sama yang baik ini memungkinkan manfaat dam jemaah Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas, termasuk oleh saudara-saudara kita di Palestina,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Ehab Medhat Al-Kishawi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah RI, Pemerintah Arab Saudi, serta jemaah haji Indonesia atas kepedulian terhadap rakyat Palestina.

“Kami menerima bantuan ini bukan hanya sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan yang tulus dari rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina. Di tengah berbagai tantangan yang kami hadapi, dukungan seperti ini memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat Palestina,” ujar Ehab.

Ia juga menyampaikan salam hormat dan ucapan terima kasih dari rakyat Palestina kepada masyarakat Indonesia yang selama ini terus menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan di Palestina.

Penyerahan simbolis paket daging dam tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina. Momentum itu juga menunjukkan bahwa pelaksanaan ibadah haji tidak hanya berorientasi pada kesuksesan ritual, tetapi turut menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah RI per 2 Juni 2026, jumlah jemaah yang tercatat dalam rekapitulasi pembayaran dam mencapai 195.326 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.367 jemaah membayar dam melalui program Adahi, 53.506 jemaah membayar dam di Tanah Air, dan 6.453 jemaah melaksanakan dam dengan berpuasa.

Sementara itu, jumlah jemaah haji yang menjalankan ibadah dengan skema ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang. (*)