SerambiMuslim.com – Banyak umat Islam yang langsung beranjak dari tempat sholat setelah menunaikan ibadah wajib. Padahal, terdapat amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum meninggalkan tempat sholat, yakni berzikir dan berdoa kepada Allah SWT.
Zikir setelah sholat memiliki landasan kuat dalam Alquran dan hadits. Selain menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah, amalan ini juga menyimpan berbagai keutamaan bagi setiap muslim yang mengamalkannya.
Anjuran Zikir Setelah Sholat
Dalam buku Amalan Do’a dan Dzikir dalam Sholat Nabi karya Ahmad ‘Abdul Jawwad disebutkan bahwa para ulama sepakat mengenai anjuran berzikir setelah sholat. Anjuran tersebut didasarkan pada sejumlah hadits Rasulullah SAW.
Dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai doa yang paling didengar oleh Allah SWT. Beliau menjawab:
“Doa pada malam terakhir (sebelum Subuh) dan pada akhir sholat-sholat wajib.”
Selain itu, Allah SWT juga memerintahkan hamba-Nya untuk berzikir setelah menyelesaikan sholat sebagaimana termaktub dalam Surah An-Nisa ayat 103:
فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا
Latin: Fa iżā qaḍaitumuṣ-ṣalāta fażkurullāha qiyāmaw wa qu’ūdaw wa ‘alā junūbikum, fa iżaṭma’nantum fa aqīmuṣ-ṣalāh(ta), innaṣ-ṣalāta kānat ‘alal-mu’minīna kitābam mauqūtā(n).
Artinya: “Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, berzikirlah kepada Allah, baik ketika berdiri, duduk maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah sholat itu dengan sempurna. Sesungguhnya sholat merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan bagi orang-orang mukmin.”
Rasulullah SAW juga mengingatkan umatnya agar tidak tergesa-gesa dalam berdoa. Dari Fadhalah bin Ubaid RA, Nabi SAW mendengar seorang laki-laki berdoa dalam sholat tanpa memuji Allah dan bershalawat kepada beliau. Rasulullah SAW kemudian bersabda:
“Orang ini terlalu tergesa-gesa.”
Beliau lalu menasihatinya:
“Apabila salah seorang dari kalian sholat, hendaklah ia memulai dengan memuji dan mengagungkan Rabb-nya, kemudian bershalawat kepada Nabi, setelah itu berdoalah sesuai keinginannya.” (HR Tirmidzi, Nasai, dan Abu Dawud).
Dalil-dalil tersebut menunjukkan bahwa zikir dan doa setelah sholat memiliki kedudukan penting serta keutamaan yang besar dalam Islam.
Keutamaan Berzikir Setelah Sholat
1. Menenangkan Hati
Salah satu manfaat utama zikir adalah menghadirkan ketenangan dan ketenteraman dalam hati. Allah SWT berfirman dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28:
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
Latin: Al-lażīna āmanū wa taṭma’innu qulūbuhum biżikrillāh(i), alā biżikrillāhi taṭma’innul-qulūb(u).
Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
2. Mendapat Pertolongan Allah SWT
Allah SWT menjanjikan akan mengingat hamba-Nya yang senantiasa mengingat-Nya. Janji tersebut tertuang dalam Surah Al-Baqarah ayat 152:
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ ࣖ
Latin: Fażkurūnī ażkurkum wasykurū lī wa lā takfurūn(i).
Artinya: “Maka ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengingatmu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.”
3. Menjadi Inti dari Berbagai Ibadah
Dalam buku Panduan Muslim Sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah karya Dr. Abu Zakariya Sutrisno, M.Sc., dijelaskan bahwa zikir merupakan inti dari berbagai bentuk ibadah dalam Islam. Sholat, haji, dan ibadah lainnya pada hakikatnya bertujuan mengingat serta mengagungkan Allah SWT.
Dari Abdullah bin Busr RA, seorang laki-laki pernah berkata kepada Rasulullah SAW:
“Wahai Rasulullah, syariat Islam terasa banyak bagiku. Beritahukanlah amalan yang dapat aku pegang teguh.”
Beliau bersabda:
“Jadikanlah lisanmu senantiasa basah dengan zikir kepada Allah.” (HR Tirmidzi).
Bacaan Zikir Setelah Sholat
1. Istighfar dan Doa Keselamatan
أَسْتَغْفِرُ اللهَ . اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
Latin: Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikram.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah” (3 kali). Kemudian membaca, “Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan dan dari-Mu datang keselamatan. Mahasuci Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.” (HR Muslim).
2. Bacaan Zikir Pertama
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
3. Bacaan Zikir Kedua
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
4. Tasbih, Tahmid, dan Takbir
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَاللهُ أَكْبَرُ (33 ×) لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
5. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Dianjurkan membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas setiap selesai menunaikan sholat fardhu.
6. Membaca Ayat Kursi
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
7. Zikir Setelah Sholat Magrib dan Subuh
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Dibaca sebanyak 10 kali setelah sholat Magrib dan Subuh.
8. Doa Setelah Sholat Subuh
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Latin: Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqan thayyiba, wa ‘amalan mutaqabbala.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.” (*)







