Fikih  

Bacaan Salat Istikharah Lengkap dan Tata Caranya

FOTO: Chatgpt/Serambi Muslim/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Dalam Islam, setiap muslim dianjurkan memohon petunjuk kepada Allah SWT saat menghadapi pilihan penting. Salah satu amalan yang diajarkan ialah salat istikharah, dilanjutkan dengan membaca doa istikharah agar diberi keputusan terbaik.

Salat istikharah merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan ketika seseorang menghadapi perkara mubah. Ibadah ini dilakukan saat belum mengetahui pilihan yang paling baik menurut syariat.

Setelah menunaikan salat dua rakaat, seorang muslim dianjurkan membaca doa istikharah sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Dikutip dari buku “Keajaiban Shalat Istikharah” karya Muhammad Abu Ayyash, istikharah berasal dari kata khaara-yakhiiru yang berarti memilih.

Dengan tambahan huruf Alif, Siin, dan Ta, kata tersebut bermakna meminta dimantapkan pada suatu pilihan.

Menurut syariat Islam, istikharah memiliki dua makna. Pertama, memohon kebaikan kepada Allah SWT. Kedua, meminta pilihan terbaik kepada Allah SWT dalam setiap urusan.

Dalam hadits dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Hendaknya setiap orang di antaramu memohon kepada Allah, walaupun ketika akan memakai sepatunya.” (HR Bukhari).

Dalam hadits lain dari Jabir RA disebutkan, “Rasulullah SAW mengajarkan kami istikharah dalam segala urusan sebagaimana beliau mengajarkan satu surah dari Alquran.” (HR Al-Bukhari).

Bacaan Doa Istikharah

Merujuk buku Panduan “Shalat Malam Praktis dan Lengkap” karya M. Amrin Rauf, berikut bacaan doa istikharah.

Doa Istikharah Arab

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

Latin: Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal adzim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta allaamul ghuyub. Allahumma in kunta ta’lamu hadzal amra (menyebutkan persoalannya) khairun lii fii diinii wa ma’asyii wa aqibati amrii faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma’asyii wa aqibati amrii fasrifhu anni wasrifni anhu waqdur liyal khaira haitsu kaana tsumma ardinii bih.

Arti: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon sesuatu kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa; Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya; dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut di sini keperluan Anda) lebih baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku (di dunia atau akhirat), sukseskanlah untukku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi, apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian, dan akibatnya kepada diriku maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku.”

Tata Cara Salat Istikharah

Salat istikharah dilaksanakan sebanyak dua rakaat sebagaimana salat sunnah lainnya.

Berikut tata cara salat istikharah.

1. Membaca niat salat istikharah

Niat dibaca sebelum takbiratul ihram dan dilafalkan dalam hati.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallî sunnatal istikhârati rak’ataini lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Aku berniat salat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah ta’ala.”

2. Takbiratul ihram

3. Membaca surah Al-Fatihah

Ulama menganjurkan membaca surah Al-Kafirun pada rakaat pertama.

Pada rakaat kedua dianjurkan membaca surah Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.

Namun, tidak ada surah tertentu yang diwajibkan dalam salat istikharah.

4. Rukuk

5. Iktidal

6. Sujud pertama

7. Duduk di antara dua sujud

8. Sujud kedua

9. Berdiri untuk rakaat kedua

Rakaat kedua dikerjakan seperti rakaat pertama.

10. Tahiyat akhir

11. Salam

Setelah salam, muslim dianjurkan membaca doa istikharah sambil menyebutkan hajat atau persoalan yang sedang dihadapi. Struktur ini sesuai tuntunan salat istikharah sebagai ikhtiar memohon petunjuk terbaik kepada Allah SWT. (*)