SerambiMuslim.com – Kemunculan Dajjal merupakan salah satu tanda besar datangnya kiamat yang telah dikabarkan Rasulullah SAW dalam berbagai hadits shahih.
Sebelum fitnah terbesar itu terjadi, Nabi Muhammad SAW mengabarkan akan muncul puluhan pendusta yang dikenal sebagai “Dajjal-Dajjal kecil”.
Hadits tersebut diriwayatkan Imam Bukhari dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW menjelaskan, sebelum kiamat akan muncul hampir 30 orang yang mengaku sebagai utusan Allah SWT.
Berikut bunyi hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari:
لا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتَتِلَ فِئَتَانِ عَظِيمَتَانِ يَكُونُ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيمَةٌ دَعْوَتُهُمَا وَاحِدَةً وَحَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ قَرِيبٌ مِنْ ثلاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ اللَّهِ وَحَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثَرَ الزَّلَازِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ وَحَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمُ الْمَالُ فَيَفِيضَ حَتَّى يُهِمَّ رَبِّ الْمَالِ مَنْ يَقْبَلُ صَدَقَتَهُ وَحَتَّى يَعْرِضَهُ عَلَيْهِ فَيَقُولَ الَّذِي يَعْرِضُهُ عَلَيْهِ لَا أَرَبَ لِي بِهِ وَحَتَّى يَتَطَلُولَ النَّاسُ فِي الْبُنْيَانِ وَحَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ بِقَبْرِ الرَّجُلِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي مَكَانَهُ وَحَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَعْرِبهَا فَإِذَا طَلَعَتْ وَرَاهَا النَّاسُ يَعْنِي آمَنُوا أَجْمَعُونَ فَذَلِكَ حِينَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيْمَانِهَا خَيْرًا) وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ نَشَرَا الرَّجُلَانِ ثَوْبَهُمَا بَيْنَهُمَا فَلَا يَتَبَايَعَانِهِ وَلَا يَطْوِيَانِهِ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدِ انْصَرَفَ سَرَفَ الرَّجُلُ بلَيْنِ لِقْحَتِهِ فَلَا يَطْعَمُهُ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَهُوَ يُلِيطُ حَوْضَهُ فَلَا يَسْقِي فِيهِ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ رَفَعَ أُكْلَتَهُ إِلَى فِيهِ فَلَا يَطْعَمُهَا.
Artinya: “Takkan terjadi kiamat sehingga ada dua pasukan besar berperang. Pertempuran terjadi di antara keduanya demikian sengitnya, padahal pengakuan masing-masing sama. Dan (takkan terjadi kiamat) sebelum dibangkitkannya Dajjal-Dajjal pendusta, hampir ada 30 orang jumlahnya, masing-masing mengaku dirinya utusan Allah. Dan (takkan terjadi kiamat) sebelum dicabutnya ilmu, banyak terjadi gempa bumi, waktu berlalu cepat, huru-hara merajalela dan banyak terjadi kerusuhan, yaitu pembunuhan. Dan (takkan terjadi kiamat) sebelum harta kalian melimpah-ruah, sehingga membuat pusing pemilik harta, karena kesulitan mencari siapa yang akan menerima sedekahnya. Sampai-sampai dia menawarkannya, maka orang yang ditawari berkata, ‘Aku tidak membutuhkannya.’ Dan (takkan terjadi kiamat) sebelum manusia berlomba membangun gedung-gedung tinggi. Dan (takkan terjadi kiamat) sebelum seseorang melewati kuburan orang lain, lalu dia berkata, ‘Andaikan aku menggantikan tempatnya.’ Dan (takkan terjadi kiamat) sebelum matahari terbit dari barat. Apabila matahari telah terbit disaksikan manusia, maka mereka semua beriman, tetapi pada saat itu tidak bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya, yang sebelumnya tidak beriman, ataupun berbuat baik selagi telah beriman. Dan sesungguhnya kiamat benar-benar terjadi di kala dua orang lelaki sudah merentangkan kain di antara keduanya, namun belum sempat berjual-beli ataupun melipatnya. Dan sesungguhnya kiamat benar-benar terjadi di kala seorang lelaki pulang dengan membawa susu untanya, tetapi belum sempat mencicipinya. Dan sesungguhnya kiamat benar-benar terjadi di kala seseorang sedang melepa kolamnya, namun belum sempat mengisi air ke dalamnya. Dan sesungguhnya Kiamat benar-benar terjadi di kala seseorang sudah mengangkat makanan ke mulutnya tetapi belum sempat memakannya.”
Ulama ahli hadits dan tafsir, Ibnu Katsir, menjelaskan hadits tersebut dalam kitab An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim. Dalam terjemahannya, pembahasan itu diberi judul “Isyarat Rasulullah Bakal Munculnya Banyak Dajjal Sebelum Kiamat, dan Bahwa Kiamat Akan Terjadi Tiba-tiba di Kala Manusia Mengabaikannya.”
Seperti Apa Wujud Dajjal?
Dalam sejumlah hadits, Dajjal digambarkan sebagai manusia yang buta sebelah mata. Riwayat lain menyebut tubuhnya pendek, sementara hadits berbeda menggambarkannya bertubuh tinggi.
Dajjal juga memiliki kening yang luas, leher yang lebar, serta tubuh agak bongkok. Beberapa riwayat menyebut cara berjalannya tidak normal.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
خَرَجْتُ إِلَيْكُمْ وَقَدْ بُيِّنَتْ لِي لَيْلَةُ الْقَدْرِ وَمَسِيحُ الضَّلَالَةِ فَكَانَ تَلَاحٍ بَيْنَ رَجُلَيْنِ بِسُدَّةِ الْمَسْجِدِ فَأَتَيْتُهُمَا لِأَحْجِزَ بَيْنَهُمَا فَأُنْسِيتُهُمَا وَسَأَشْدُو لَكُمْ مِنْهُمَا شَدْرًا أَمَّا لَيْلَةُ الْقَدْرِ فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ وِتْرًا وَأَمَّا مَسِيحُ الضَّلَالَةِ فَإِنَّهُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ أَجْلَى الْجَبْهَةِ عَرِيضُ النَّحْرِ فِيهِ دَفَا كَأَنَّهُ قَطَنُ بْنُ عَبْدِ الْعُزَّى قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ يَضُرُّنِي شَبَهُهُ قَالَ لَا أَنْتَ امْرُؤٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ امْرُؤٌ كَافِرٌ.
Artinya: “Aku keluar menemui kamu sekalian, sedang aku telah mendapat keterangan yang jelas mengenai Lailatul Qadar dan si Picak pembawa kesesatan itu. Dia tampak diapit oleh dua orang (malaikat) di halaman masjid. Maka aku pisahkan keduanya jauh-jauh supaya jangan berhimpun lagi, lalu aku lupakan (biarkan). Adapun Lailatul Qadar, carilah ia di sepuluh malam terakhir yang ganjil. Sedang si Picak pembawa kesesatan itu, dia picak sebelah matanya, keningnya luas, lehernya lebar, agak bongkok, seperti Qathan bin Abdul ‘Uzza. (Mendengar itu) Qathan bertanya, “Ya Rasul Allah, apakah kemiripan dia (denganku) membahayakan aku?’ “Tidak,” jawab Rasul. “Kamu orang muslim, sedang dia orang kafir.”
Fitnah Terbesar Menjelang Kiamat
Kemunculan Dajjal menjadi fitnah terbesar bagi manusia pada akhir zaman. Allah SWT memberinya kemampuan luar biasa sebagai ujian bagi umat manusia.
Ibnu Katsir menjelaskan, Dajjal mula-mula tampil sebagai seorang penguasa. Setelah itu, dia mengaku sebagai nabi, lalu mengaku sebagai tuhan.
Menurut Ibnu Katsir, Dajjal akan diikuti banyak orang dari kalangan awam dan mereka yang kurang memahami ajaran agama. Sebaliknya, orang-orang yang mendapat petunjuk Allah SWT akan menolak ajakannya.
Dajjal terbesar yang muncul menjelang kiamat akan berada di bumi selama 40 hari. Namun, hitungan waktunya tidak seperti hari biasa.
Sehari pertama berlangsung seperti setahun. Hari kedua seperti sebulan. Hari ketiga seperti sepekan. Adapun hari-hari berikutnya berlangsung sebagaimana hari biasa. Total masa kemunculannya sekitar satu tahun lebih dua setengah bulan.
Pada akhir fitnah tersebut, Dajjal akan dibunuh oleh Nabi Isa AS sesuai ketetapan Allah SWT. (*)







