Berita  

Kemenag Hadirkan 20 Program Selama Ramadan 2026

Kemenag menyiapkan 20 program Joyful Ramadan 2026, mencakup layanan keagamaan, pemberdayaan dana umat, ketahanan keluarga, hingga pengiriman dai ke wilayah 3T. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 20 program selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M. Program tersebut mencakup bidang keagamaan, pendidikan, sosial, hingga ketahanan keluarga sebagai bagian dari agenda berdampak bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tahun ini mengusung tema Joyful Ramadan.

“Tema Joyful Ramadan diusung sebagai refleksi semangat Ramadan yang penuh kegembiraan, keberkahan, dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Diawali Tarhib Ramadan

Rangkaian kegiatan telah dimulai dengan Tarhib Ramadan yang digelar pada Ahad (8/2/) di Jakarta. Kegiatan ini menjadi pembuka untuk menyemarakkan datangnya bulan suci dan diinisiasi oleh Ditjen Bimas Islam.

Program berikutnya adalah Indonesia Berdaya Ramadan, kolaborasi Kemenag bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Program ini bertujuan mengoptimalkan pemberdayaan dana umat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kemiskinan ekstrem.

Selain itu, Kemenag juga menghadirkan Future Leaders of Masjid, program kaderisasi generasi muda untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.

Edukasi, Keluarga, hingga Dakwah 3T

Di bidang ketahanan keluarga, Kemenag akan menggelar Sakinah Funwalk di Simpang Lima, Semarang. Kegiatan ini memadukan olahraga ringan dengan kampanye keharmonisan keluarga dan peningkatan kesadaran pencatatan pernikahan.

Untuk penguatan literasi keislaman, disiapkan Hilal Observation Coaching sebagai forum edukasi ilmu falak bagi generasi muda, serta Qari Goes to Campus yang menghadirkan para juara MTQ berbagi inspirasi dan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan perguruan tinggi.

Program lain yang turut meramaikan Ramadan antara lain:

  • Peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan
  • Move for Sakinah Maslahat
  • TerasZAWA
  • Ekspedisi Masjid Indonesia
  • Semesta Ramadan di Ibu Kota Negara
  • Pengiriman dai ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T)
  • Halal Goes to Campus
  • Shalat Tarawih Keliling
  • Ruang Dakwah bersama Menteri Kabinet Merah Putih

Menjelang akhir Ramadan, agenda dilanjutkan dengan Takbir Akbar dan Shalat Idul Fitri, Indonesia Berzakat, Festival Ramadan PLKI, serta Islamic Wedding Expo.

Abu Rokhmad menegaskan, Joyful Ramadan merupakan agenda strategis Ditjen Bimas Islam untuk mengoptimalkan layanan keagamaan selama bulan suci.

“Ramadan adalah momentum penting bagi Bimas Islam untuk menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan umat,” katanya.

Ia memastikan layanan keagamaan selama Ramadan akan dibuat lebih mudah diakses dan responsif.

“Kami ingin memastikan layanan keagamaan selama Ramadan mudah diakses, responsif, dan memberi manfaat nyata, mulai dari bimbingan ibadah, konsultasi keluarga, hingga edukasi zakat, wakaf, dan filantropi Islam,” ujarnya. ***