SerambiMuslim.com – Berdagang menjadi salah satu ikhtiar mencari rezeki yang dibenarkan dalam Islam. Setiap pedagang tentu berharap dagangannya laris, pembeli berdatangan, dan keuntungan terus mengalir.
Namun, kondisi dagangan yang sepi terkadang membuat seseorang tergoda mencari jalan pintas.
Sebagian orang bahkan mendatangi dukun, menggunakan jimat, atau mencari penglaris melalui cara gaib. Padahal, seorang Muslim dapat menempuh ikhtiar sesuai syariat melalui kerja keras dan doa.
Lantas, apa saja doa penglaris dagangan yang dapat diamalkan seorang Muslim?
Berikut sejumlah bacaan doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon rezeki dan keberkahan usaha.
1. Doa agar Dagangan Laris dan Menguntungkan
Doa berikut berisi permohonan agar Allah SWT memberikan rezeki halal, luas, dan baik.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبِ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
Latin: Allahumma inni as aluka antarzuqani rizqan halalan wasi’an thayyiban min ghairi ta’bin wa la masyaqqatin wa la dhairin wa la nashabin innaka ‘ala kulli syai-in qadir.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”
2. Doa agar Berhasil dalam Berdagang
Doa berikut memuat permohonan iman, akhlak, kesuksesan, kesehatan, dan ampunan.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ صِحَةً فِي إِيْمَانٍ وَإِمَانًا فِي حُسْنِ خُلُقٍ وَنَجَاحًا يَتْبَعُهُ فَلَاحٌ وَرَحْمَةٌ مِنْكَ وَعَافِيَةً وَمَغْفِرَةً مِنْكَ وَرِضْوَانًا
Latin: Allahumma inni as aluka shihhatan fi imanin wa imanan fi husni khuluqin wa najahan yatba’uhu falahun wa rahmatan minka wa’afiyatan wa maghfiratan minka wa ridhwana.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kemurnian iman dan akhlak yang terpuji, kesuksesan yang disertai dengan keberuntungan, serta aku memohon rahmat, kesehatan, pengampunan, dan keridaan dari-Mu.”
3. Doa agar Bisnis Dibukakan Jalan yang Terang
Doa berikut merupakan bacaan shalawat yang memuat permohonan keberkahan melalui Nabi Muhammad SAW.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ
Latin: Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadinil fatihi lima ughliqa wal khatimi lima sabaqa nashiril haqqi wal hadi ila shiratikal mustaqim wa ‘ala alihi washahbihi haqqa qadrihi wamiqdarihil ‘azhim.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keagungan atas tuan kami Nabi Muhammad yang menjadi pembuka bagi segala yang terkunci yang menjadi penutup bagi segala yang dahulu, yang memperjuangkan kebenaran dengan kebenaran yang menunjukkan kepada-Mu yang lurus, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya dengan hak kapasitas dan derajat yang agung.”
4. Doa Memohon Kelancaran dalam Usaha
Doa ini berisi permohonan agar seseorang menerima ketetapan Allah dan memperoleh keberkahan.
اللَّهُمَّ رَضْنِي بِقَضَائِكَ وَبَارِكْ لِي فِيْمَا قُدْرَ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيرُ مَا عَجَّلْتَ
Latin: Allahumma radhdhini biqadhaika wa barik li fima quddira hatta la uhba ta’jila ma akhkharta wa la ta’khira ma ‘ajjalta.
Artinya: “Ya Allah, ridailah aku dengan ketentuan-Mu dan berkahilah aku atas apa yang telah ditentukan sehingga aku tidak menginginkan dipercepatnya sesuatu yang telah Engkau tangguhkan dan ditangguhkannya sesuatu yang telah Engkau percepat.”
5. Doa agar Mendapatkan Keberkahan Usaha
Doa berikut memohon keberkahan pada pendengaran, penglihatan, hati, keluarga, dan keturunan.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوْبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.
Latin: Allahumma barik lana fi asma’ina wa absharina wa qulubina wa azwajina wa dzurriyyatina watub ‘alaina innaka antattawwaburrahim.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, istri-istri kami, dan anak keturunan kami, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.”
Hindari Dukun dan Sihir sebagai Penglaris
Dalam Islam, mencari penglaris melalui dukun atau sihir merupakan perbuatan yang dilarang.
Seorang Muslim dianjurkan menggabungkan ikhtiar dengan doa dan tetap menggantungkan harapan kepada Allah SWT.
Rezeki sebaiknya dicari melalui usaha yang halal, kejujuran, kerja keras, dan doa.
Mengutip kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi, terdapat hadis dari Abu Hurairah RA.
Rasulullah SAW bersabda,
“Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan! Di antaranya menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan syariat, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari medan perang saat berkecamuk perang, dan menuduh berzina wanita mukmin yang telah bersuami dan bersih.” (HR. Bukhari)
Hadis tersebut menegaskan bahwa sihir termasuk salah satu dosa yang membinasakan.
Karena itu, pedagang sebaiknya menghindari praktik penglaris yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Ikhtiar melalui perdagangan halal, pelayanan baik, kejujuran, dan doa menjadi jalan yang dapat ditempuh. (*)






