Jamaah Shalat Id di Istiqlal Diminta Abaikan Parkir Liar

Polda Metro Jaya mengimbau jamaah Salat Id di Masjid Istiqlal agar tidak mengikuti arahan juru parkir liar demi menghindari kemacetan. (Foto: Getty Images/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengimbau jamaah yang akan melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Sabtu (21/3), agar tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, mengatakan keberadaan juru parkir liar kerap memicu kemacetan di sekitar lokasi ibadah, terutama di ruas jalan utama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengikuti petunjuk dari juru parkir liar karena justru berpotensi menimbulkan sumbatan dan permasalahan di jalan,” ujar Komarudin di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap tahun, khususnya di kawasan Jalan Juanda, Jakarta Pusat, yang dipadati kendaraan jamaah Shalat Id.

Untuk itu, pihak kepolisian akan menurunkan personel guna mengatur lalu lintas dan memastikan kelancaran mobilitas di sekitar lokasi.

“Kami akan menempatkan petugas di lapangan. Ikuti arahan resmi dari petugas agar situasi tetap tertib dan lancar,” katanya.

Selain pengamanan pada hari H, Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah lebih dulu mengawal pelaksanaan Shalat Id yang digelar sebagian umat pada Jumat pagi.

“Kegiatan pengamanan sudah kami mulai sejak pukul 05.30 WIB, termasuk di sejumlah titik seperti kawasan Menteng yang menjadi salah satu lokasi dengan jamaah cukup besar,” jelasnya.

Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu (21/3).

Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal oleh Tim Hisab Rukyat yang menyatakan posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria yang disepakati negara anggota MABIMS. ***