SerambiMuslim.com – Menteri Agama (Menag) Prof KH Nasaruddin Umar menegaskan fokus menjalankan tugas pemerintahan membantu Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin di tengah dukungan pencalonan Nasaruddin sebagai Ketua Umum PBNU.
“Prof Nasaruddin Umar akan fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama,” tegas Kamaruddin di Jombang, Kamis, 27 Kamis 2026.
Dukungan kepada Nasaruddin muncul dari sejumlah muktamirin dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang.
Namun, Nasaruddin disebut tetap berkomitmen menjalankan amanah yang diberikan Presiden Prabowo.
Kamaruddin mengatakan, Nasaruddin akan fokus membina kehidupan umat beragama melalui Kementerian Agama.
Agenda tersebut mencakup peningkatan kualitas kehidupan dan kerukunan umat beragama. Selain itu, Kemenag akan terus memperkuat pendidikan agama dan keagamaan.
“Jadi Menag akan fokus membina umat beragama. Menag menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan muktamirin,” ujar Kamaruddin.
Tetap Berkhidmat untuk NU
Kamaruddin mengatakan Nasaruddin Umar berharap Muktamar ke-35 NU menghasilkan program terbaik bagi organisasi.
Dia juga berharap forum tersebut melahirkan kepemimpinan terbaik untuk masa depan NU.
Meski tidak memprioritaskan pencalonan sebagai Ketua Umum PBNU, Nasaruddin tetap akan berkhidmat. Pengabdian tersebut akan dilakukan dalam posisi apa pun di lingkungan NU.
“Menag berharap muktamar ke-35 NU ini akan menghasilkan program dan kepemimpinan terbaik untuk masa depan ormas terbesar di Indonesia ini. Meski demikian beliau akan tetap berkhidmat untuk NU di manapun posisinya,” kata Kamaruddin.
Diterpa Hoax Mundur dari Menag
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Agama membantah kabar yang menyebutkan Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar mengundurkan dari dari jabatannya.
Nasaruddin Umar disebut mengundurkan diri karena akan maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar dengan tegas membantah kabar tersebut.
“Itu hoax. Tidak benar Prof. Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” tegas Thobib di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.
Thobib menjelaskan, kabar pengunduran diri itu menyebar luas setelah ada pemberitaan di salah satu media online yang menyebut Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatan Menteri Agama.
Dalam berita tersebut disebut bahwa informasi tersebut berasal dari Sumber yang berada di dalam pemerintahan, namun tidak disebutkan namanya.
Media online itu juga menyebutkan bahwa Nasaruddin Umar sudah menyerahkan surat pengunduran diri ke istana dan direstui.
“Pak Menag tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Sumber informasi yang dikutip media online itu tidak jelas,” tegasnya.
“Jadi kabar itu hoax,” sambungnya.
Kabar pengunduran diri Nasaruddin Umar muncul di tengah dinamika Muktamar Nahdlatul Ulama (NU).
Nama Nasaruddin Umar diketahui masuk dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (*)






