SerambiMuslim.com – Penyanyi Syahrini mengungkap amalan spiritual yang rutin dilakukannya setelah menunaikan salat.
Istri Reino Barack tersebut mengaku rutin membaca doa yang disebutnya sebagai “doa sapu jagat”.
“Itu dikasih juga ke Ocha (penyanyi Rossa). Minta dong gue, oke dikasih,” ujar Syahrini saat berbincang dengan perancang busana Ivan Gunawan yang tayang di channel YouTube C8 Podcast dalam episode “Syahrini Spill Siap Nambah Anak Cowok” yang dikutip, Rabu (23/9/2026).
Pernyataan itu disampaikan saat Ivan Gunawan menanyakan doa andalan yang biasa dibacanya. Syahrini menyebut doa tersebut berasal dari pesantren dan dapat diamalkan siapa saja.
“Buat semua orang. Doa bagus dari pesantren, doa yang terbaik menurut aku. Dan itu setiap salat harus wajib (dibaca). Terutama salat Dhuha,” ungkapnya.
Doa Sapu Jagat yang Dibaca Syahrini
Berikut lafal doa yang disebut Syahrini rutin diamalkan setelah beribadah:
اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، الرَّحْمُنَ الرَّحِيم
إِنِّي أُعَاهِدُكَ فِي هُذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا بِأَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ.
فَلَا تَكَلَّنِي إِلَى نَفْسِي ، فَإِنَّكَ إِنْ تَكَلِّنِي إِلَى نَفْسِي تُقَرِّبُنِي مِنَ النَّارِ وَتُبَاعِدُنِي مِنَ الْخَيْرِ، وَإِنِّي لَا أَتَّقَ إِلَّا بِرَحْمَتِكَ.
فَاجْعَلْ رَحْمَتَكَ لِي عَهْدًا تُبَلِّغُنِي إِيَّاهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ
Latin: Allahumma faathiras-samaawaati wal-ardh, ‘aalimal-ghaibi wasy-syahaadah, ar-rahmanar-rahiim.
Inni u’aahiduka fii haadzihil-hayaatid-dunyaa bi-annaka antallaahulladzii laa ilaaha illaa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuuluk.
Fa laa takilnii ilaa nafsii, fa innaka in takilnii ilaa nafsii tuqarribunii minan-naar, wa tubaa’idunii minal-khair, wa innii laa attaqii illaa bi-rahmatik.
Faj’al rahmataka lii ‘ahdan tuballighunii iyyaahu yaumal-qiyaamah, innaka laa tukhliful-mii’aad.
Artinya: Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Sesungguhnya aku berjanji kepada-Mu dalam kehidupan dunia ini bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau.
Engkau Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan Muhammad adalah hamba serta utusan-Mu.
Maka janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri.
Jika Engkau menyerahkanku kepada diriku sendiri, Engkau mendekatkanku pada neraka dan menjauhkanku dari kebaikan.
Sesungguhnya aku tidak bisa menjaga diri kecuali dengan rahmat-Mu.
Maka jadikanlah rahmat-Mu bagiku sebagai janji yang Engkau sampaikan padaku pada hari kiamat.
Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji.
Kesuksesan Butuh Rutinitas Ibadah
Ivan Gunawan kemudian menilai keberhasilan dan kenikmatan hidup Syahrini tidak datang begitu saja.
Syahrini membenarkan pandangan tersebut dan menyebut kesuksesan membutuhkan proses serta rutinitas.
“Mengejar surga itu belum tentu lewat tahajud aja belum tentu, salat dhuha aja tuh belum tentu, sedekah aja tuh belum tentu. Surga itu sangat mahal, kesuksesan juga sangat mahal yang harus kita jalani rutinitasnya,” jelas Syahrini.
Ia kemudian menyebut salat sebagai salah satu kunci untuk memperbaiki nasib dan takdir. “Kalau mau memperbaiki nasib dan takdir, perbaiki dulu salatnya. Itu aja kuncinya,” lanjutnya.
Syahrini mengatakan kedisiplinan beribadah dipelajarinya dari keluarga.
Ia menyebut almarhum ayah, abangnya, dan ibunya sebagai sosok yang mengajarkan kebiasaan tersebut. Menurut Syahrini, ibunya selalu konsisten bangun untuk bermunajat sebelum waktu Subuh.
Berusaha Selalu dalam Keadaan Suci
Selain menjaga salat, Syahrini mengaku berusaha selalu berada dalam keadaan suci.
Kebiasaan tersebut terutama dilakukannya ketika hendak tidur pada malam hari.
“Kalau tidur kalau nggak ada wudunya tuh jadi gimana ya. Jadi dalam keadaan terus begitu ya. Takut suatu saat diambil sama Allah tuh udah siap aja, dalam keadaan suci. Maunya begitu,” tutur Syahrini. (*)







