10 Keistimewaan Nabi Muhammad SAW yang Jarang Diketahui

Kisah Rasulullah SAW menegur Abu Bakar menjadi pelajaran penting tentang menahan amarah, memaafkan, dan pengendalian diri dalam ajaran Islam. (Foto: ahlulbaitindonesia.or.id)

SerambiMuslim.com – Nabi Muhammad SAW adalah teladan universal dan sosok yang dicintai umat Islam dan diharapkan syafaatnya.

Dr Mustafa Abdul Salam, ulama Mesir, memaparkan keistimewaan Nabi Muhammad SAW yang jarang diketahui.

“Junjungan kita sangat mulia, tersayang, dan memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah SWT,” ujarnya dilansir Masrawy.

Abdul Salam menyebut Nabi Muhammad SAW memiliki 10 keistimewaan unik dan luar biasa.

Berikut 10 keistimewaan Nabi Muhammad SAW:

  1. Tidak pernah mengalami mimpi basah
  2. Tubuhnya tidak memunculkan bayangan
  3. Lalat tidak pernah hinggap di tubuh Nabi SAW
  4. Mata tertidur tetapi hati tetap waspada
  5. Nabi Muhammad SAW tidak pernah menguap
  6. Dilahirkan sudah dalam keadaan tersunat
  7. Hewan tidak lari atau memberontak saat beliau mendekat
  8. Tampak lebih tinggi duduk di samping orang lain
  9. Nabi Muhammad SAW bisa melihat belakang seperti melihat depan
  10. Air seni beliau diserap bumi tanpa meninggalkan bekas

Alquran juga menegaskan keutamaan Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA. Dia berkata:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ إِنَّ اللَّهَ فَضَّلَ مُحَمَّدًا عَلَى الْأَنْبِيَاءِ وَعَلَى أَهْلِ السَّمَاءِ

“Sesungguhnya Allah memberikan keutamaan kepada Nabi Muhammad atas nabi-nabi lainnya dan atas penghuni langit” (HR ad-Darimi).

Rasulullah SAW menyampaikan hanya Allah SWT yang Tuhan, melarang klaim ketuhanan bagi siapapun yang hukumannya neraka Jahanam.

Allah SWT berfirman, “Barang siapa berkata, ‘Aku Tuhan selain Allah,’ maka Kami beri balasan di Jahanam. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang zalim.” (QS Al-Ankabut:29)

Rasulullah juga sebagai pemimpin jalan yang benar, sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Fath ayat 1–2.

Allah berfirman, “Kami berikan kepadamu kemenangan nyata, agar Allah ampunan, dan petunjuk ke jalan yang lurus.” (*)