SerambiMuslim.com – Peringatan Hari Santri 2026 menghadirkan peluang bagi ustaz dan ustazah untuk memiliki rumah melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Program bertajuk “Ustadz Punya Rumah” ini merupakan kolaborasi Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama, BP Tapera, dan Bank Syariah Nasional (BSN). Inisiatif tersebut ditujukan untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi pendidik dan tenaga kependidikan pesantren.
Direktur Jenderal Pesantren, Basnang Said, mengatakan kesejahteraan pendidik merupakan bagian penting dari penguatan ekosistem pesantren.
“Para ustaz dan ustazah telah mendedikasikan hidupnya untuk mendidik santri dan menjaga tradisi keilmuan Islam. Melalui Ustadz Punya Rumah, kami ingin menghadirkan afirmasi nyata bagi kesejahteraan mereka. Dengan kerja sama KPR FLPP ini, guru pesantren akan diberikan skema khusus yang disesuaikan dengan pendapatan mereka,” ujar Basnang yang dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (10/10/2026).
Program ini dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur. Pesertanya mencakup jajaran Kementerian Agama, ustaz, ustazah, serta tenaga kependidikan pondok pesantren.
Dorong Kesejahteraan Pendidik Pesantren
Direktur Pemberdayaan Pesantren, Yusi Damayanti, menegaskan bahwa pemberdayaan pesantren perlu mencakup kesejahteraan para pendidiknya.
Menurutnya, penguatan pesantren tidak cukup hanya melalui pembangunan kelembagaan dan pengembangan ekonomi. Kesejahteraan orang-orang yang menjalankan pendidikan pesantren juga perlu mendapat perhatian.
“Pemberdayaan pesantren tidak hanya menyangkut penguatan kelembagaan dan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan orang-orang yang menggerakkan pendidikan pesantren. Kami berharap sosialisasi ini membuka akses informasi dan kesempatan bagi para pendidik untuk memiliki rumah sesuai ketentuan program,” kata Yusi.
Melalui program ini, pemerintah berharap para pendidik pesantren memperoleh akses informasi dan kesempatan untuk memiliki rumah sesuai persyaratan yang berlaku.
BP Tapera Buka Akses Informasi KPR FLPP
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Divisi Pemasaran II BP Tapera, Muhammad Abdul Ghoni, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses informasi pembiayaan perumahan bagi komunitas pesantren.
Informasi yang disosialisasikan mencakup persyaratan hingga mekanisme pengajuan KPR FLPP. Dengan demikian, para pendidik pesantren dapat memahami prosedur sebelum mengajukan pembiayaan rumah.
Para pendidik pesantren dapat mencari informasi perumahan melalui situs SiKumbang BP Tapera di https://sikumbang.tapera.go.id/.
Calon penerima manfaat perlu memastikan kesesuaian persyaratan program serta kemampuan pembiayaan masing-masing sebelum mengajukan KPR.
Melalui program “Ustadz Punya Rumah”, Hari Santri 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperhatikan kesejahteraan para pendidik pesantren.
Para ustaz dan ustazah selama ini berperan mendidik santri dalam ilmu, adab, dan kehidupan. Program ini diharapkan membuka peluang bagi mereka untuk mewujudkan rumah bagi keluarga sesuai ketentuan yang berlaku. (*)







