SerambiMuslim.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membangun tiga masjid darurat di Gaza. Fasilitas ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak krisis.
Masjid darurat tersebut telah digunakan saat Ramadan dan Idulfitri 2026. Setiap bangunan berkapasitas sekitar 100 jamaah.
Sekretaris Utama Baznas, Subhan Cholid, menjelaskan lokasi pembangunan. Masjid tersebar di Khan Younis, Abu Ali Eyad Street, dan Deir Al-Balah.
“Masjid darurat ini menjadi solusi cepat di tengah keterbatasan fasilitas,” ujar Subhan.
Ia menilai kebutuhan sarana ibadah sangat mendesak. Konflik berkepanjangan menyebabkan banyak masjid rusak. Kondisi tersebut membatasi aktivitas ibadah masyarakat setempat.
Baznas menghadirkan fasilitas sementara yang aman dan layak digunakan. Program ini juga menjadi simbol solidaritas masyarakat Indonesia.
“Ini wujud kepedulian masyarakat Indonesia untuk Palestina,” kata Subhan.
Ia mengapresiasi kontribusi para muzaki dalam program tersebut. Masjid darurat diharapkan membantu warga beribadah lebih nyaman. Fasilitas ini juga mendukung pemulihan sosial di tengah krisis.
Selain Baznas, Adara Relief International turut menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Bantuan diberikan kepada tenaga kesehatan dan pasien di Gaza.
Distribusi dilakukan di RS Asy-Syifa. Bantuan meliputi makanan berbuka, kebutuhan pokok, dan air bersih.
Direktur Program Adara, Latifah Hariawati, menyampaikan apresiasi kepada donatur. “Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan selama Ramadhan,” ujarnya.
Adara juga menjalankan program edukasi tentang Palestina. Kegiatan tersebut menjangkau ratusan titik dengan puluhan ribu peserta.
Direktur Utama Adara, Maryam Rachmayani, menjelaskan tujuan program edukasi ini untuk meningkatkan pemahaman tentang kondisi Palestina.
Ia menekankan pentingnya pemahaman sejarah dan nilai keagamaan.
Edukasi dinilai memperkuat solidaritas umat terhadap Palestina. ***






