Istiqlal Siapkan Penginapan Khusus Presiden Selama Ramadan

Tiga agenda strategis wakaf nasional digelar di Masjid Istiqlal, termasuk peluncuran Indonesia Nazhir Academy dan pembahasan amandemen UU Wakaf. (Foto: Int/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa pihaknya menyiapkan fasilitas penginapan khusus bagi Presiden dan Wakil Presiden selama rangkaian kegiatan Ramadan di Istiqlal mulai tahun ini.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran agenda ibadah dan kegiatan kenegaraan yang rutin dipusatkan di masjid terbesar di Asia Tenggara itu, terutama pada momen penting seperti salat tarawih, peringatan Nuzulul Quran, hingga takbiran Idulfitri.

“Kalau ada kegiatan sampai malam atau menjelang sahur, tentu perlu tempat istirahat yang representatif,” ujar Menteri Agama ini di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Menurut Nasaruddin, penginapan itu berada di dalam kompleks masjid dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar kepala negara maupun wakil kepala negara saat harus mengikuti rangkaian kegiatan hingga larut malam atau dini hari.

Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas tersebut juga mempertimbangkan aspek keamanan serta efektivitas mobilitas Presiden dan Wakil Presiden. Pasalnya, Masjid Istiqlal kerap menjadi pusat kegiatan keagamaan berskala nasional maupun internasional selama bulan Ramadan.

“Ini bukan bentuk kemewahan, melainkan bagian dari penataan fungsi Masjid Istiqlal sebagai masjid negara,” tegasnya.

Sebagai masjid nasional, Istiqlal memang sering menjadi lokasi agenda resmi yang melibatkan pimpinan negara dan tamu-tamu penting dari dalam maupun luar negeri. Dengan adanya fasilitas penginapan di area masjid, Presiden dan Wakil Presiden diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan Ramadan secara lebih optimal tanpa terkendala waktu dan jarak tempuh. ***