SerambiMuslim.com – Indonesia menjadi negara dengan kuota haji terbesar di dunia pada musim haji 1447 H/2026 M. Pemerintah Arab Saudi memberikan alokasi sebanyak 221.000 kuota bagi jemaah haji Indonesia, jumlah yang sama seperti tahun sebelumnya.
Di bawah Indonesia, Pakistan mendapat 179.210 kuota, disusul India dengan 175.025 kuota. Iran, Bangladesh, Nigeria, Ethiopia, Aljazair, Turki, dan Mesir melengkapi daftar 10 negara dengan kuota haji terbesar pada 2026.
Setiap tahun, jutaan umat Islam dari berbagai negara datang ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Tingginya jumlah calon jemaah membuat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menetapkan kuota bagi masing-masing negara.
Besaran kuota secara umum mempertimbangkan jumlah penduduk muslim di setiap negara. Penetapan tersebut mengacu pada rumus satu kuota untuk setiap 1.000 penduduk muslim berdasarkan kesepakatan KTT Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Yordania pada 1987.
Indonesia dalam beberapa tahun terakhir konsisten menjadi negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia. Hal ini tidak terlepas dari jumlah penduduk muslim Indonesia yang besar sehingga menjadikannya salah satu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.
Sejatinya, kuota haji setiap negara ditetapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah. Selain jumlah penduduk muslim, penetapan kuota juga mempertimbangkan kesiapan penyelenggaraan, kapasitas pelayanan di Tanah Suci, serta evaluasi pelaksanaan haji pada musim sebelumnya.
10 Negara dengan Kuota Haji Terbesar 2026
Berikut daftar negara dengan jumlah kuota haji terbanyak pada musim haji 1447 H/2026 M:
1. Indonesia – 221.000 Kuota
Indonesia mendapat 221.000 kuota haji pada 2026. Jumlah tersebut sama seperti kuota yang diperoleh pada tahun sebelumnya.
Dari total 221.000 kuota tersebut, sebanyak 203.320 dialokasikan untuk jemaah haji reguler atau 92 persen. Sementara itu, 17.680 kuota atau 8 persen diperuntukkan bagi jemaah haji khusus.
2. Pakistan – 179.210 Kuota
Pakistan memperoleh 179.210 kuota haji pada 2026. Dilansir dari Express Tribune, sebanyak 120.000 jemaah Pakistan menunaikan haji melalui skema pemerintah, sedangkan 60.000 lainnya melalui penyelenggara swasta.
3. India – 175.025 Kuota
India menempati posisi ketiga negara dengan kuota haji terbanyak pada 2026. Jumlah kuota untuk jemaah haji India mencapai 175.025.
Menurut informasi yang dikutip dari NDTV, Menteri Urusan Minoritas dan Urusan Parlemen India Shri Kiren Rijiju telah menandatangani Perjanjian Haji bilateral di Jeddah pada 2025 dan mengonfirmasi kuota haji India pada 2026 sebesar 175.025.
4. Iran – 87.550 Kuota
Iran berada di urutan keempat dengan jumlah kuota haji sebanyak 87.550 jemaah pada 2026.
5. Bangladesh – 78.500 Kuota
Bangladesh memperoleh kuota haji sebanyak 78.500 jemaah pada 2026.
Laporan bdnews24 menyebut Arab Saudi telah mengurangi kuota haji Bangladesh lebih dari 48.000. Pada 2025, Bangladesh memperoleh kuota sebanyak 127.198 jemaah.
Dengan demikian, kuota Bangladesh pada 2026 berkurang sebanyak 48.698 menjadi 78.500 jemaah.
6. Nigeria – 50.000 Kuota
Nigeria mendapat 50.000 kuota haji pada 2026. Komisi Nasional Haji Nigeria (NAHCON), seperti dilansir Standardtimes Nigeria, mengungkapkan Arab Saudi telah membatalkan paket haji kelas D sebagai bagian dari reformasi menyeluruh tata kelola haji dan menetapkan 50.000 jemaah untuk musim haji 2026.
7. Ethiopia – 43.000 Kuota
Ethiopia berada di posisi ketujuh dengan jumlah kuota haji sebanyak 43.000 jemaah pada 2026.
Dilansir dari situs Addis Standard, jumlah tersebut menjadi kuota haji tertinggi kedua di Afrika setelah Nigeria.
8. Aljazair – 41.300 Kuota
Aljazair memperoleh 41.300 kuota haji pada 2026. Negara tersebut berada di wilayah Maghreb, Afrika Utara, dengan populasi lebih dari 40 juta jiwa.
9. Turki – 37.770 Kuota
Turki menempati posisi kesembilan dengan jumlah kuota haji sebanyak 37.770 jemaah pada 2026.
10. Mesir – 35.375 Kuota
Mesir melengkapi daftar 10 negara dengan kuota haji terbesar pada 2026 dengan alokasi sebanyak 35.375 jemaah.
Kuota Haji 2027
Untuk musim haji 1448 H/2027 M, sejumlah negara diproyeksikan memperoleh kuota yang sama seperti 2026. Namun, tidak seluruh alokasi tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Arab Saudi.
Indonesia, misalnya, belum mendapat pengumuman resmi mengenai kuota haji 2027. Pemerintah Indonesia sementara menjadikan kuota tahun sebelumnya, yakni 221.000 jemaah, sebagai acuan.
Sementara itu, Pakistan telah mendapat penetapan kuota 179.210 jemaah untuk 2027. India juga masih menggunakan angka 175.025 kuota, sedangkan sejumlah negara lain masih mengacu pada alokasi tahun-tahun sebelumnya.
Berikut rincian kuota haji 2027 untuk 10 negara yang memiliki kuota terbesar:
1. Indonesia – 221.000 Kuota
Pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan secara resmi kuota haji 2027 untuk Indonesia. Namun, pemerintah RI menjadikan kuota tahun sebelumnya, yaitu 221.000 jemaah, sebagai acuan sementara.
2. Pakistan – 179.210 Kuota
Dilansir Arab News, Arab Saudi telah menetapkan kuota sebanyak 179.210 jemaah haji bagi Pakistan untuk 2027.
Mengacu pada kebijakan Pakistan, sebanyak 60 persen atau 107.526 kuota dialokasikan untuk skema pemerintah, sementara 40 persen atau 71.684 kuota diperuntukkan bagi penyelenggara swasta.
Pemerintah Pakistan juga meluncurkan kebijakan haji jangka panjang untuk periode 2027-2030 dan mengubah hampir seluruh sistem penyelenggaraan, mulai dari mekanisme pendaftaran, pembiayaan, layanan digital, hingga pengawasan terhadap penyelenggara swasta.
3. India – 175.025 Kuota
Menteri Urusan Minoritas dan Urusan Parlemen India Shri Kiren Rijiju mengatakan pembagian kuota haji 2027 antara Komite Haji India dan sektor swasta diperkirakan tetap dengan rasio 70:30.
Menurut informasi yang dikutip dari situs resmi kementerian terkait, pembagian tersebut mencakup 122.518 kuota untuk Komite Haji India dan 52.507 untuk sektor swasta, dengan total 175.025 kuota.
Jumlah tersebut sama seperti tahun sebelumnya. Meski begitu, pemerintah India masih berupaya meningkatkan kuota haji bagi jemaahnya.
4. Iran – 87.550 Kuota
Iran belum mengumumkan secara resmi jumlah kuota haji untuk 2027. Namun, mengacu pada alokasi tahun-tahun sebelumnya, kuota haji Iran mencapai 87.550 jemaah.
5. Bangladesh – 78.500 Kuota
Kuota haji 2027 untuk Bangladesh sebesar 78.500 jemaah, sebagaimana dilansir dari situs Dhaka Tribune.
Batas waktu pendaftaran bagi warga Bangladesh yang ingin berhaji pada 2027 adalah 24 September 2026. Kementerian Urusan Agama Bangladesh menyatakan batas waktu tersebut tidak akan diperpanjang.
Hal tersebut sesuai dengan instruksi pemerintah Arab Saudi karena Bangladesh akan menyerahkan jumlah akhir calon jemaah haji kepada otoritas Saudi setelah pendaftaran ditutup.
6. Nigeria – 50.000 Kuota
Laporan News Agency of Nigeria menyebut kuota haji Nigeria untuk 2027 tetap 50.000 jemaah.
Komisi Nasional Haji Nigeria (NAHCON) mengatakan Arab Saudi bersikeras agar jumlah tersebut tidak diubah.
Sebelumnya, Nigeria sempat mengajukan permohonan kepada otoritas Saudi untuk menambah alokasi kuota. Namun, permintaan tersebut ditolak dengan alasan kapasitas dan tahap persiapan haji yang sudah berjalan jauh.
7. Ethiopia – 43.000 Kuota
Jumlah kuota haji 2027 untuk Ethiopia belum diumumkan secara resmi. Namun, perkiraannya berada di angka 43.000 jemaah dengan merujuk pada tahun-tahun sebelumnya.
8. Aljazair – 41.300 Kuota
Aljazair memperoleh 41.300 kuota haji pada 2027 mendatang. Algerian Radio melaporkan Presiden Republik Aljazair Abdelmadjid Tebboune juga mengalokasikan 2.000 kuota haji khusus untuk jemaah haji lanjut usia.
9. Turki – 84.942 Kuota
Data kuota Turki untuk 2027 berbeda dengan alokasi 2026. Dilansir Turkish Minute, hampir 1,88 juta orang mengikuti undian Direktorat Urusan Agama Turki (Diyanet) untuk memperebutkan 84.942 kuota haji yang dialokasikan bagi Turki pada 2027.
10. Mesir – 35.375 Kuota
Jumlah kuota haji Mesir untuk 2027 diperkirakan sama seperti tahun sebelumnya, yakni 35.375 jemaah.
Kementerian, seperti dilansir Ahram Online, telah mengalokasikan 30.650 visa untuk Haji Wisata pada 2027.
Dari jumlah tersebut, 150 visa dalam program Overland atau Jalur Darat diperuntukkan bagi sopir bus sehingga terdapat 30.500 visa yang diperuntukkan bagi jemaah.
Jumlah kuota tersebut turun dari 5.700 pada 2026 menjadi 2.700 pada 2027, atau berkurang hingga 3.000 kuota.
Pada saat yang sama, alokasi gabungan untuk Tourist Towers dan Camps naik dari 7.740 menjadi 9.800. Peningkatannya mencapai 2.060 kuota.
Adapun Economy Air mendapat tambahan 940 kuota, naik dari 17.060 menjadi 18.000.
Dengan demikian, daftar kuota haji 2027 masih mencakup sejumlah angka yang telah ditetapkan maupun yang masih berupa acuan atau perkiraan, terutama bagi negara yang belum menerima pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi. (*)







