Ada Diskon untuk Jamaah Haji Melalui Kartu Nusuk

Petugas haji mengimbau jemaah Indonesia memaksimalkan ibadah, dzikir, dan doa selama wukuf di Padang Arafah, puncak pelaksanaan ibadah haji. (Foto: Ist/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi menghadirkan program manfaat tambahan bagi jamaah melalui Kartu Nusuk, yang berfungsi sebagai identitas resmi sekaligus akses layanan selama pelaksanaan haji dan umrah.

Melalui kartu tersebut, jamaah dapat menikmati berbagai penawaran khusus dari sejumlah entitas nasional di berbagai sektor, mulai dari ritel, transportasi, katering, perhotelan, layanan kesehatan hingga hiburan.

“Inisiatif ini bertujuan memberikan fasilitas khusus, penawaran, dan diskon kepada pemegang Kartu Nusuk dari berbagai sektor layanan,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang dikutip dari Saudi Gazette, Jumat, 10 April 2026.

Informasi terkait mitra layanan tersebut dapat diakses melalui platform Nusuk yang telah terintegrasi dengan berbagai penyedia jasa pendukung ibadah.

Kementerian menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengalaman jamaah sebagai tamu Allah, sekaligus mendorong kualitas layanan selama berada di Tanah Suci.

“Kami berupaya meningkatkan pengalaman para tamu Allah serta kualitas layanan yang diberikan selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah,” tulis Kementerian dalam keterangannya.

Selain sebagai akses layanan, Kartu Nusuk juga menjadi identitas wajib yang harus dibawa jamaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah. Kartu ini digunakan untuk mengakses area suci serta mempermudah mobilitas sejak kedatangan hingga kepulangan.

Sebagai bagian dari transformasi digital, Kementerian juga menyediakan versi digital Kartu Nusuk melalui aplikasi Nusuk dan Tawakkalna. Fitur ini memungkinkan jamaah mengakses data secara cepat serta memudahkan proses verifikasi layanan.

Kementerian menjelaskan, distribusi kartu dilakukan melalui penyedia layanan resmi. Jamaah yang belum menerima kartu diminta segera menghubungi pihak terkait agar proses administrasi dapat diselesaikan sebelum ibadah dimulai.

“Kami mengimbau jamaah segera berkoordinasi dengan penyedia layanan apabila kartu belum diterima, guna menghindari kendala selama pelaksanaan haji,” ujar Kementerian melalui akun resminya.

Lebih lanjut, Kementerian menegaskan pentingnya membawa Kartu Nusuk setiap saat. Kepatuhan terhadap ketentuan ini dinilai menjadi kunci kelancaran akses layanan serta mendukung penyelenggaraan haji yang aman dan nyaman.

“Kartu Nusuk merupakan sarana utama untuk mengakses layanan dan mobilitas di tempat-tempat suci,” tegasnya.

Untuk mendukung layanan, Kementerian juga menyediakan pusat kontak terpadu guna menampung pertanyaan dan masukan jamaah, selain kanal digital resmi yang telah tersedia. ***