SerambiMuslim.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI memperluas akses beasiswa bagi guru madrasah di seluruh Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Program tersebut mencakup kesempatan studi di dalam maupun luar negeri untuk memperkuat kompetensi dan kapasitas tenaga pendidik.
Komitmen itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kerukunan, Pelayanan dan Pengawasan Keagamaan, serta Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, saat menghadiri Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGM Indonesia) sekaligus PGM Award 2026 di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut Gugun, perluasan akses beasiswa sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.
“Gagasan pendidikan Presiden Prabowo harus diperkuat melalui peningkatan kualitas guru. Karena itu, Kementerian Agama RI terus memperluas akses beasiswa agar guru madrasah memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak bagi generasi bangsa,” kata Gugun.
Di hadapan ratusan guru yang hadir, Gugun mengajak para pendidik madrasah memanfaatkan berbagai program beasiswa yang telah disiapkan pemerintah. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas pendidikan Islam di Indonesia.
Ia menilai madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, menjunjung moderasi beragama, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Guru adalah aktor utama transformasi pendidikan. Ketika kualitas guru meningkat, kualitas peserta didik pun akan ikut meningkat. Inilah investasi terbaik untuk mewujudkan cita-cita besar Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” paparnya.
Puncak Harlah ke-18 PGM Indonesia dihadiri jajaran pengurus organisasi, kepala madrasah, serta ribuan guru dari berbagai daerah di Indonesia.
Peringatan tersebut juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara PGM Indonesia dan Kementerian Agama RI dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Sinergi itu diharapkan mampu memperluas pengembangan kompetensi guru sekaligus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan madrasah di seluruh Indonesia. (*)







