SerambiMuslim.com – Idulfitri 2027 atau 1 Syawal 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 10 Maret 2027.
Perkiraan tersebut berdasarkan sejumlah kalender dan perhitungan astronomi mengenai awal Syawal 1448 H. Namun, tanggal tersebut belum menjadi keputusan resmi pemerintah Indonesia.
Penetapan 1 Syawal nantinya dilakukan melalui mekanisme yang berlaku, termasuk pemantauan hilal dan Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag).
Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan tanggal Idulfitri 1448 H melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1448 H jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.
Perbedaan tersebut menunjukkan adanya kemungkinan perbedaan tanggal Lebaran antara Muhammadiyah dan pemerintah.
Sidang Isbat Pemerintah
Sampai saat ini, pemerintah belum menetapkan tanggal Idulfitri 2027 secara resmi.
Penetapan 1 Syawal di Indonesia mempertimbangkan hasil hisab dan rukyatul hilal. Karena itu, 10 Maret 2027 masih sebatas perkiraan dan bukan keputusan final pemerintah.
Hasil resmi akan diketahui setelah pemerintah menggelar Sidang Isbat menjelang akhir Ramadan 1448 H.
Masyarakat dapat menggunakan kalender sebagai acuan awal untuk menyusun rencana Ramadan dan libur Lebaran.
Namun, masyarakat tetap perlu mengikuti keputusan resmi pemerintah saat memasuki akhir Ramadan.
Perkiraan Awal Ramadan 2027
Selain Lebaran, perkiraan awal Ramadan 1448 H juga menjadi informasi penting bagi umat Islam.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ijtimak awal Ramadan terjadi pada Sabtu, 6 Februari 2027. Ijtimak tersebut berlangsung pukul 15.56.02 UT atau 22:56:02 WIB.
Pada hari tersebut, posisi hilal di Indonesia masih berada di bawah ufuk.
Ketinggian hilal saat matahari terbenam berkisar dari -4,52 derajat di Jayapura hingga -3,22 derajat di Tua Pejat.
Karena berada di bawah ufuk, hilal tidak mungkin terlihat dalam proses pemantauan.
Berdasarkan kondisi tersebut, 7 Februari 2027 belum menjadi awal bulan Ramadan. Ramadan 1448 H kemungkinan dimulai pada Senin, 8 Februari 2027.
Salat Tarawih pertama diperkirakan berlangsung pada Minggu malam, 7 Februari 2027.
Kapan Lebaran 2027?
Jika Ramadan berlangsung selama 29 hari, Idulfitri 1448 H akan jatuh pada 9 Maret 2027. Namun, jika Ramadan berlangsung selama 30 hari, Idulfitri akan jatuh pada 10 Maret 2027.
Dengan demikian, terdapat dua kemungkinan tanggal Lebaran 2027 berdasarkan lama Ramadan.
Kemungkinan pertama, jika awal Ramadan Senin, 8 Februari 2027, dan bulan Ramadan berlangsung 29 hari, maka hari raya Idulfitri jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.
Sementara, kemungkinan kedua, jika awal Ramadan Senin, 8 Februari 2027, dan bulan Ramadan berlangsung 30 hari, maka hari raya Idulfitri jatuh pada Rabu, 10 Maret 2027.
Seluruh jadwal tersebut masih berupa perkiraan berdasarkan kalender Hijriah dan perhitungan astronomi.
Penetapan resmi awal Ramadan dan Idulfitri 2027 tetap menunggu keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat.
Jadwal Ramadan 2027 Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1448 H melalui Kalender Hijriah Global Tunggal.
Berdasarkan KHGT, awal puasa Ramadan 2027 jatuh pada Senin, 8 Februari 2027.
Muhammadiyah menetapkan Ramadan berlangsung selama 29 hari. Dengan demikian, puasa Ramadan berakhir pada Senin, 8 Maret 2027.
Hari Raya Idulfitri 1448 H kemudian ditetapkan Muhammadiyah pada Selasa, 9 Maret 2027.
Meski begitu, masyarakat tetap perlu menunggu keputusan pemerintah untuk mengetahui tanggal Lebaran secara resmi. (*)







