RI Jadi Pengirim Jemaah Umrah Terbanyak Kedua Awal 1448 H

ILUSTRASI - Indonesia menjadi negara pengirim jemaah umrah terbanyak kedua ke Arab Saudi pada awal musim umrah 1448 H dengan 170.000 jemaah, di bawah Pakistan. (Foto: iStockphoto))

SerambiMuslim.com – Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara pengirim jemaah umrah terbanyak ke Arab Saudi pada awal musim umrah 1448 Hijriah.

Sebanyak 170.000 jemaah asal Indonesia telah memasuki Arab Saudi, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah umrah.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang dilaporkan Saudi Gazette pada Sabtu, 18 Juli 2026, Indonesia berada di bawah Pakistan yang mengirim sekitar 200.000 jemaah. Sementara itu, Irak menempati peringkat ketiga dengan sekitar 130.000 jemaah.

Secara keseluruhan, Arab Saudi mencatat lonjakan kedatangan jemaah umrah pada awal musim 1448 Hijriah. Sebanyak 931.500 pemegang visa umrah memasuki Kerajaan sejak 15 Zulhijah hingga akhir Muharam. Angka tersebut meningkat 22,5 persen dibandingkan periode yang sama pada musim umrah sebelumnya.

Data tersebut juga menunjukkan mayoritas jemaah umrah internasional datang melalui jalur udara. Sebanyak 75 persen jemaah memasuki Arab Saudi menggunakan pesawat, sedangkan 25 persen lainnya melalui jalur darat dan laut.

Pemerintah Arab Saudi menyebut peningkatan jumlah jemaah didukung oleh koordinasi yang semakin baik antarlembaga pemerintah. Selain itu, pengembangan layanan digital dan operasional juga terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para jemaah.

Tingginya jumlah jemaah asal Indonesia mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap ibadah umrah dan haji. Indonesia juga secara konsisten memperoleh salah satu kuota haji terbesar dari Arab Saudi karena merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Besarnya potensi pasar Indonesia turut menjadi perhatian pemerintah Arab Saudi. Pada Februari 2026, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menggelar Pertemuan Perusahaan Umrah Arab Saudi-Indonesia di Makkah.

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 400 peserta yang berasal dari perusahaan penyelenggara umrah serta berbagai sektor layanan umrah dan ziarah.

Pertemuan itu bertujuan memperkuat kerja sama antara pemangku kepentingan sektor umrah di Indonesia dan Arab Saudi. Selain itu, forum tersebut juga menjadi ajang mempererat koordinasi antarlembaga serta menyelaraskan prosedur untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman jemaah umrah asal Indonesia. (*)