Fikih  

Doa Saat Gunung Meletus, Lengkap Arab-Latin

Berikut lima doa yang dapat diamalkan umat Islam ketika gunung meletus untuk memohon perlindungan, keselamatan, dan pertolongan Allah SWT. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Gunung meletus dapat terjadi kapan saja dan membawa berbagai ancaman bagi keselamatan manusia di sekitarnya.

Erupsi gunung berapi dapat mengeluarkan lava, abu vulkanik, awan panas, hingga material vulkanik lainnya.

Dalam situasi tersebut, umat Islam dianjurkan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Doa, istighfar, dan mengingat kebesaran Allah juga dapat diperbanyak.

Tidak ada doa khusus yang secara spesifik diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk menghadapi gunung meletus. Namun, terdapat sejumlah doa yang dapat diamalkan ketika seseorang menghadapi bencana atau musibah.

Dirangkum dari buku “Doa Menghadapi Musibah” karya Arif Munandar Riswanto, berikut beberapa doa tersebut.

1. Doa Dijauhkan dari Bencana

Salah satu doa yang dapat diamalkan adalah memohon perlindungan dari berbagai bahaya.

Dari Ustman bin Affan RA, dirinya pernah mendengar Rasulullah SAW memanjatkan doa agar terhindar dari bahaya.

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Arab-latin: Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).”

2. Doa Memohon Perlindungan

Doa berikut dapat dibaca sebagai permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai keburukan.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ

Arab-latin: Allahumma inni a-‘udzu bika an adhilla aw udhalla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, janganlah sampai aku tersesat atau disesatkan (setan atau orang jahat), tergelincir atau digelincirkan orang lain, menganiaya atau dianiaya orang lain, dan berbuat bodoh atau dibodohi orang lain.” (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi)

3. Doa Ketika Melihat Bencana Alam

Ketika melihat bencana, umat Islam juga dapat membaca doa berikut.

الـحَمْدُ لِلَّـهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّـا ابْتَلاكَ بِهِ، وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً

Arab-latin: Alhamdulillahilladzi afani mimmabtalaka bihi wafadhalani ‘ala katsirin mimman khalaqa tafdhila

Artinya: Segala puji bagi Allah yang menyelamatkan kami dari bencana yang menimpa ini, dan mengutamakan kami melebihi orang-orang dengan kelebihan yang nyata (HR Imam At-Tirmidzi).

4. Doa Keselamatan

Doa keselamatan juga dapat diamalkan ketika menghadapi situasi yang membahayakan.

اَللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِ

Arab-latin: Allahumma afini fi badani allahumma afini fi sam’i allahumma afini fi bashari la ilaha illa anta.

Artinya : “Ya Allah, sehatkanlah badanku. Ya Allah sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau.”

5. Doa Berlindung dari Takdir Buruk

Umat Islam juga dapat memanjatkan doa agar terhindar dari kesulitan, kesengsaraan, dan keburukan takdir.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ.

Arab-latin: Allahumma innii a-‘uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a’daa-i

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala (bencana), hinanya kesengsaraan, keburukan qadha’ (takdir), dan kegembiraan para musuh.” (HR Bukhari dan Muslim). (*)