Berita  

Kebiasaan dan Doa yang Diamalkan Nabi SAW Sebelum Tidur

Foto: iStockphoto/Ilustrasi

SerambiMuslim.com – Allah Ta’ala menegaskan dalam Alquran bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan suri teladan terbaik bagi umat manusia. Setiap aspek kehidupan Rasulullah SAW, termasuk kebiasaan sebelum tidur, mengandung tuntunan yang dapat diamalkan, khususnya oleh kaum Muslimin.

Ada sejumlah amalan sunnah yang biasa dilakukan Nabi Muhammad SAW sebelum beristirahat pada malam hari. Amalan-amalan ini diriwayatkan dalam berbagai hadis sahih.

1. Membaca Doa Sebelum Tidur

Dalam riwayat Shahih Bukhari disebutkan, ketika hendak tidur Rasulullah SAW membaca doa:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوتُ

Bismika Allahumma ahyaa wa amuut

Artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati.”

Doa ini mencerminkan sikap tawakal seorang hamba kepada Allah SWT dalam menyerahkan hidup dan matinya.

2. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Dalam Shahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan kepada Ali bin Abi Thalib dan Fathimah az-Zahra agar membaca dzikir sebelum tidur, yakni:

  • Takbir (Allahu Akbar) 33 kali
  • Tasbih (Subhanallah) 33 kali
  • Tahmid (Alhamdulillah) 33 kali

Dzikir ini menjadi amalan ringan namun berpahala besar yang dianjurkan untuk dilakukan setiap malam.

3. Mengibaskan Tempat Tidur dan Membaca Doa

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda agar seseorang mengibaskan tempat tidurnya sebelum berbaring, karena tidak mengetahui apa yang mungkin ada di atasnya. Setelah itu, dianjurkan membaca doa berikut:

بِسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Artinya:
“Dengan nama-Mu ya Tuhanku aku berbaring, dan dengan nama-Mu aku bangun. Jika Engkau menahan nyawaku, maka rahmatilah ia. Jika Engkau melepaskannya, maka jagalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba-Mu yang saleh.”

4. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mengangkat kedua tangan, membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, kemudian meniupkan dan mengusapkannya ke seluruh tubuh yang dapat dijangkau. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali.

5. Membaca Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah

Rasulullah SAW juga bersabda bahwa siapa yang membaca dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah pada malam hari, maka ayat tersebut akan mencukupinya.

6. Berwudhu dan Berbaring Menghadap Kanan

Dalam hadis riwayat Barra’ bin Azib, Rasulullah SAW menganjurkan agar seseorang berwudhu terlebih dahulu seperti wudhu untuk shalat, kemudian berbaring dengan posisi miring ke kanan, sambil membaca doa:

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ…

Artinya:
“Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku serahkan seluruh urusanku kepada-Mu dengan penuh harap dan takut. Tidak ada tempat berlindung dan keselamatan dari-Mu kecuali kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan kepada Rasul yang Engkau utus.”

Amalan-amalan sunnah ini dapat menjadi penutup hari yang penuh keberkahan. Selain mendatangkan pahala, kebiasaan tersebut juga menumbuhkan rasa ketenangan sebelum beristirahat. ***