Berita  

Sebentar Lagi Berangkat, Cahaj Diminta Jaga Kesehatan

Petugas haji mengimbau jemaah Indonesia memaksimalkan ibadah, dzikir, dan doa selama wukuf di Padang Arafah, puncak pelaksanaan ibadah haji. (Foto: Ist/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menekankan pentingnya calon jamaah (cahaj) menjaga pola hidup sehat.

“Calhaj yang sudah sehat dan lunas disarankan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” kata Liliek, Kamis (15/1/2026).

Ia menambahkan, tiga bulan sebelum keberangkatan pada April, calon jamaah sebaiknya mempersiapkan kondisi fisik agar lebih bugar. Calhaj diminta membiasakan diri mencuci tangan sebelum makan serta mengonsumsi makanan bersih, sehat, dan bergizi.

“Perbanyak olahraga ringan setiap hari minimal 30 menit, seperti berjalan kaki atau menyapu halaman,” jelas Liliek.

Selain itu, istirahat cukup minimal enam jam setiap malam juga disarankan, terutama tidur sebelum pukul 22.00 WIB.

Selama di Tanah Suci, Liliek menekankan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat yang sudah dibiasakan. Ia mengingatkan agar calon jamaah membatasi aktivitas fisik berlebihan, gunakan energi hanya untuk ibadah.

“Kondisi panas di Arab Saudi perlu diantisipasi. Jangan terlalu sering keluar pada siang hari,” imbuhnya.

Jika terpaksa keluar, Liliek menyarankan menggunakan masker, kacamata hitam, alas kaki nyaman, pelindung kepala, dan membawa air minum.

Calhaj disarankan minum air minimal 200 ml per jam atau dua liter per hari untuk menjaga hidrasi. “Minum sedikit-sedikit setiap 10-15 menit, meskipun tidak terasa haus, agar tidak kekurangan cairan,” tambah Liliek.

Petugas kesehatan di lokasi menyediakan cairan pendukung, termasuk oralit, untuk memenuhi kebutuhan cairan harian jamaah.

“Jika perlu, konsumsi suplemen atau madu sebagai penambah daya tahan tubuh,” imbuhnya.

Bagi calhaj yang rutin mengonsumsi obat, Liliek mengingatkan agar tetap membawa dan meminum obat sesuai jadwal. ***