SerambiMuslim.com – Seorang anak Palestina dilaporkan tewas ditembak tentara Israel di kota Jabalia, Jalur Gaza utara, Kamis (8/1/2026) pagi waktu setempat.
Peristiwa tersebut terjadi di luar zona kuning atau wilayah penempatan pasukan Israel.
Layanan ambulans Gaza mengidentifikasi korban bernama Hamsa Housou, berusia 11 tahun. Korban dilaporkan tertembak di kawasan Al-Falouja, barat kamp Jabalia.
Petugas medis menyatakan korban meninggal dunia akibat luka tembak langsung dari kendaraan militer.
“Anak itu terkena tembakan di luar zona militer Israel,” ujar petugas medis setempat.
Israel sebelumnya mengklaim menargetkan seorang pemimpin senior Hamas di Gaza utara. Namun, serangan tersebut dilaporkan terjadi di kawasan sipil.
Warga setempat mengaku kerap mendengar suara tembakan helikopter Israel di Khan Younis timur.
Penembakan juga dilaporkan terjadi di Deir al-Balah dan kamp Al-Bureij sejak pagi hari.
Artileri berat dan tembakan kendaraan militer Israel dilaporkan menghantam wilayah tersebut.
Kantor berita WAFA melaporkan dua warga sipil tewas dalam serangan Israel di Kota Gaza. Serangan tersebut menghantam sebuah rumah di lingkungan Al-Tuffah, timur laut Kota Gaza.
“Pesawat tempur Israel menargetkan rumah warga di Jalan Yafa,” lapor koresponden WAFA.
Sejumlah warga lainnya mengalami luka serius akibat serangan tersebut. Sumber medis di Rumah Sakit Baptist menyebut kondisi korban tergolong parah.
Sementara itu, tentara Israel mengklaim serangan menargetkan pemimpin senior Hamas. Israel menyebut tembakan dilakukan sebagai respons terhadap serangan ke pasukannya.
Radio Tentara Israel melaporkan sasaran serangan merupakan komandan batalion Brigade Qassam. Serangan ini disebut bagian dari pelanggaran gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober.
Kementerian Kesehatan Gaza mencatat ratusan warga tewas akibat pelanggaran tersebut. (*)






