Berita  

Teladan Rasulullah dalam Menyayangi Hewan Peliharaan

Nabi Muhammad SAW memberi teladan berbuat baik kepada hewan. Simak kisah kucing, kuda, dan unta peliharaan beliau. (Foto: Istimewa)

SerambiMuslim.com – Islam mengajarkan kebaikan tidak hanya kepada sesama manusia, tapi juga beradab dan berbuat baik kepada hewan. Teladan utama dalam hal ini ditunjukkan Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW menegaskan setiap makhluk hidup berhak mendapat perlakuan baik.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyebut kebaikan kepada makhluk bernyawa bernilai pahala.

Hadits tersebut diriwayatkan dalam berbagai kitab hadits.

Suatu hari, Nabi SAW melihat seseorang menangkap anak burung. Beliau menegur dan memerintahkan agar anak burung itu dikembalikan kepada induknya.

Rasulullah SAW juga dikenal memelihara beberapa hewan. Hewan-hewan itu dirawat dengan penuh kasih dan kelembutan.

Berikut tiga hewan peliharaan Nabi SAW yang tercatat dalam Sirah Nabawiyah.

Kucing

Foto: iStockphoto/Ilustrasi

Nabi Muhammad SAW dikenal menyayangi kucing. Hewan kesayangan beliau ini disebut bernama Mueeza.

Beliau sering mengelus dan memperlakukan kucing itu dengan lembut.

Dalam beberapa riwayat, Mueeza kerap berada di pangkuan Nabi SAW. Kucing tersebut disebut menyukai lantunan azan. Hal itu semakin menambah kecintaan Nabi SAW kepadanya.

Suatu ketika, Mueeza tertidur di atas jubah Rasulullah SAW. Beliau memilih memotong jubahnya daripada membangunkan kucing itu.

Kuda

Nabi Muhammad SAW memberi teladan berbuat baik kepada hewan. Simak kisah kucing, kuda, dan unta peliharaan beliau. (Foto: iStockphoto/ilustrasi)

Rasulullah SAW juga memelihara beberapa ekor kuda. Kuda tidak hanya dijadikan tunggangan, tetapi dirawat penuh kasih.

Dalam riwayat Anas, Nabi SAW sangat mencintai kuda-kudanya. Perhatian beliau terhadap hewan peliharaan tergolong sangat besar.

Kuda kesayangan Nabi SAW memiliki ciri warna merah dan mulut putih. Salah satu kuda itu bernama al-Mustajaz.

Kuda pertama milik Rasulullah SAW bernama as-Sakb. Selain itu, beliau memiliki kuda al-Lizaz, ath-Thirf, al-Ward, dan an-Nahif.

Unta

Foto: iStockphoto/Ilustrasi

Nabi Muhammad SAW juga memelihara beberapa ekor unta. Salah satu unta beliau bernama al-Adhba. Unta lainnya bernama al-Qashwa.

Al-Qashwa menjadi tunggangan Nabi SAW saat hijrah ke Madinah.

Penduduk Madinah menanti di mana unta itu akan berhenti. Rasulullah SAW memilih tinggal di tempat unta tersebut berlutut.

Al-Qashwa akhirnya berhenti di depan rumah Abu Ayyub al-Anshari. Di rumah itulah Nabi SAW menetap sementara waktu. (*)