SerambiMuslim.com – Ibadah haji memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Sejumlah nash menyebutkan bahwa haji yang mabrur memiliki nilai pahala yang sangat besar, bahkan disetarakan dengan jihad di jalan Allah.
Dalam bukunya “Ibadah Haji: Rukun Islam Kelima,” KH Ahmad Sarwat menjelaskan bahwa jihad fi sabilillah merupakan amalan yang sangat agung dan berat. Selain membutuhkan kekuatan fisik, jihad juga menuntut kesiapan mental, keterampilan, serta pengorbanan harta dan waktu.
Tidak sedikit sahabat Nabi SAW yang merasa sedih ketika tidak dapat mengikuti jihad karena keterbatasan tertentu. Bahkan, para sahabiyah juga merasakan hal serupa karena tidak memiliki kesempatan yang sama untuk berjihad.
Dalam konteks ini, Allah SWT memberikan keutamaan lain melalui ibadah haji yang nilainya setara dengan jihad, khususnya bagi kelompok yang tidak diwajibkan berperang.
Hal tersebut ditegaskan dalam riwayat dari Aisyah RA:
“Wahai Rasulullah, kami melihat jihad merupakan amalan yang paling utama. Apakah kami (kaum wanita) tidak boleh berjihad?”
Rasulullah SAW menjawab, “Tidak, melainkan jihad yang paling utama dan terbaik adalah haji, yaitu haji yang mabrur.” (HR Imam Bukhari).
Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga bersabda:
“Jihadnya orang yang sudah tua, anak kecil, dan wanita adalah haji dan umrah.” (HR Imam An-Nasa’i).
Menghapus Dosa dan Menghilangkan Kefakiran
Selain disetarakan dengan jihad, ibadah haji juga memiliki keutamaan lain, yakni menghapus dosa dan menghilangkan kefakiran.
Rasulullah SAW bersabda:
“Kerjakanlah haji dan umrah secara berturut-turut, karena keduanya akan melenyapkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana api pandai besi menghilangkan karat pada besi.” (HR Imam Ibnu Majah).
Hadits tersebut menggambarkan bahwa ibadah haji dan umrah tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan seorang Muslim.
Ibadah haji pada akhirnya bukan sekadar perjalanan fisik ke Tanah Suci, melainkan juga perjalanan spiritual yang sarat makna. Dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang sesuai tuntunan, haji mabrur menjadi salah satu amalan yang paling tinggi nilainya di sisi Allah SWT. ***




