SerambiMuslim.com – Pemerintah Arab Saudi resmi meluncurkan visa umrah multi-entri yang memungkinkan jemaah melakukan perjalanan umrah berkali-kali hanya dengan satu visa.
Kebijakan baru ini memperpanjang masa berlaku visa menjadi satu tahun dan memberi kemudahan bagi umat Islam dari berbagai negara.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan peluncuran visa tersebut pada Senin (20/7) pekan kemarin. Kebijakan ini bertujuan mempermudah kedatangan jemaah, meningkatkan kualitas layanan, dan mendukung target Visi Saudi 2030 melalui Program Pengalaman Jemaah.
Dibandingkan visa umrah sebelumnya, visa multi-entri menawarkan masa berlaku yang lebih panjang. Jika sebelumnya visa umrah hanya berlaku 90 hari, kini masa berlakunya mencapai 365 hari sejak tanggal penerbitan.
Dengan visa tersebut, jemaah dapat melakukan kunjungan umrah berulang kali tanpa harus mengajukan visa baru setiap keberangkatan. Masa tinggal yang diperbolehkan secara kumulatif mencapai 90 hari.
Meski demikian, calon jemaah wajib memenuhi sejumlah persyaratan sebelum memperoleh visa tersebut.
Salah satu syarat utama adalah memesan paket layanan umrah melalui aplikasi Nusuk. Pemesanan akomodasi, termasuk hotel, juga harus dilakukan melalui aplikasi resmi milik Pemerintah Arab Saudi itu.
Berdasarkan informasi di situs Nusuk, tersedia lebih dari 500 paket umrah yang dapat dipilih calon jemaah. Paket tersebut mencakup penerbitan visa, tiket penerbangan, hotel di Makkah dan Madinah, konsumsi, transportasi antarkota, hingga layanan pembimbing ibadah.
Biaya paket umrah disesuaikan dengan kategori layanan yang dipilih. Pilihan paket tersedia mulai dari standar, premium, hingga paket mewah.
Delapan Ketentuan Visa Umrah Multi-Entri
Berikut ketentuan utama visa umrah multi-entri yang perlu diketahui calon jemaah:
- Berlaku selama 365 hari sejak tanggal diterbitkan.
- Memungkinkan perjalanan umrah berkali-kali.
- Total masa tinggal maksimal 90 hari.
- Berlaku bagi umat Islam dari berbagai negara.
- Wajib memesan paket layanan melalui aplikasi Nusuk.
- Izin umrah harus diterbitkan melalui aplikasi Nusuk sebelum kedatangan.
- Visa akan nonaktif setelah keluar dari Arab Saudi dan aktif kembali setelah syarat kunjungan berikutnya dipenuhi.
- Tidak dapat digunakan selama musim haji.
Setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan paket layanan dipesan melalui Nusuk, agen perjalanan umrah resmi dapat memproses permohonan visa bagi calon jemaah. (*)







