Global  

Saudi Matangkan Persiapan Haji 2027, Libatkan 75 Negara

FOTO: Chatgpt/Serambi Muslim/Ilustrasi

SerambiMuslim.com – Arab Saudi mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Haji 2027 dengan memperkuat koordinasi bersama negara-negara pengirim jemaah.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menggelar serangkaian pertemuan dengan kantor urusan haji dari lebih dari 75 negara.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan awal untuk memastikan penyelenggaraan Haji 2027 berjalan lebih terkoordinasi.

Dilansir Arab News, Rabu (19/8), pembahasan dilakukan untuk meningkatkan kesiapan penyelenggaraan dan memudahkan perjalanan jemaah.

Para pejabat membahas berbagai persiapan menghadapi musim Haji 2027. Salah satunya dengan meninjau rencana operasional kantor urusan haji dari negara-negara peserta.

Mereka juga membahas sejumlah instruksi dan peraturan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Berbagai persyaratan yang diajukan kantor urusan haji turut menjadi bahan pembahasan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masing-masing negara dapat ditindaklanjuti sesuai jadwal.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menegaskan pertemuan itu merupakan bagian dari persiapan awal Haji 2027.

Upaya tersebut dilakukan sesuai arahan pimpinan Arab Saudi untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Tujuannya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.

Perkuat Koordinasi dengan Negara Pengirim Jemaah

Persiapan sejak dini dinilai penting karena penyelenggaraan haji melibatkan jutaan jemaah dari berbagai negara. Setiap negara memiliki kebutuhan dan mekanisme perjalanan yang berbeda.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah Arab Saudi dapat menyampaikan berbagai ketentuan penyelenggaraan haji.

Negara-negara peserta juga dapat menyampaikan masukan serta pertanyaan terkait persiapan musim haji mendatang.

Berbagai persoalan administratif dan teknis diharapkan dapat diselesaikan lebih awal. Dengan demikian, pelaksanaan Haji 2027 diharapkan berjalan sesuai jadwal.

Persiapan tersebut juga memberikan kepastian bagi jemaah dan penyelenggara dari berbagai negara.

Kementerian Haji dan Umrah menyebut langkah itu sejalan dengan target Saudi Vision 2030. Program tersebut juga berkaitan dengan Pilgrim Experience Program atau Program Pengalaman Jemaah.

Bandara King Abdulaziz Layani 28,55 Juta Penumpang

Persiapan Haji 2027 juga berkaitan dengan kesiapan infrastruktur transportasi. Bandara menjadi salah satu pintu utama kedatangan jemaah internasional ke Arab Saudi.

Wakil Gubernur Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal, sebelumnya menerima CEO Jeddah Airports Co., Mazen Johar.

Pertemuan tersebut membahas kinerja Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah. Keduanya meninjau capaian operasional bandara sepanjang tahun berjalan.

Pembahasan juga mencakup hasil penyelenggaraan musim Umrah dan Haji sebelumnya. Selain itu, mereka membahas perkembangan sejumlah proyek pembangunan di bandara.

Rencana pengembangan ke depan turut dibahas untuk meningkatkan efisiensi operasional. Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperbaiki pengalaman penumpang.

Berdasarkan laporan yang ditinjau Wakil Gubernur Makkah, Bandara Internasional King Abdulaziz mencatat trafik tinggi. Bandara tersebut telah melayani sekitar 28,55 juta penumpang melalui 169.900 penerbangan. Jumlah tersebut tercatat sejak awal tahun hingga akhir Juli.

Kesiapan infrastruktur transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran mobilitas jemaah internasional.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, Arab Saudi berupaya memastikan penyelenggaraan Haji 2027 berlangsung lebih terencana dan terkoordinasi. (*)