SerambiMuslim.com – Idulfitri dan Iduladha kini resmi diakui dalam peraturan negara bagian California, Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari laman FOX 40, Kamis (1/10/2026), pengakuan tersebut berlaku setelah Rancangan Undang-Undang AB 2017 disahkan menjadi Undang-Undang.
Aturan tersebut mulai berlaku pada 10 September 2026.
Pengesahan AB 2017 memungkinkan pekerja menggunakan jatah cuti berbayar yang tersedia.
Cuti tersebut dapat digunakan untuk merayakan Idulfitri dan Iduladha.
Diajukan Matt Haney
AB 2017 diajukan kepada Gubernur California Gavin Newsom pada Maret 2026. Pengajuan dilakukan anggota Majelis California Matt Haney bersama sejumlah komunitas Muslim.
Haney menyebut California memiliki salah satu komunitas Muslim terbesar di Amerika Serikat.
“California merupakan rumah bagi salah satu komunitas Muslim terbesar dan paling dinamis di negara ini, dan tradisi mereka layak mendapatkan pengakuan serta penghormatan,” kata Haney.
Menurut Haney, pengakuan tersebut juga berkaitan dengan kesempatan menjalankan perayaan bersama keluarga.
“Pengakuan terhadap hari raya Idul Fitri dan Idul Adha dalam hukum negara bagian merupakan langkah penting untuk memastikan setiap warga California dapat merayakan hari raya mereka bersama keluarga tanpa harus melakukan pengorbanan yang tidak perlu,” ujar Haney.
Berdampak pada Sekolah dan Tempat Kerja
Pengesahan AB 2017 tidak hanya memberikan pengakuan resmi terhadap Idulfitri dan Iduladha. Aturan tersebut juga menyediakan sarana bagi sekolah dan tempat kerja sektor publik.
Sarana itu ditujukan untuk membantu warga menjalankan ibadah tanpa terbentur kewajiban akademis maupun pekerjaan.
Ketua California Commission on Asian and Pacific Islander American Affairs, Jason Paguio, turut menanggapi aturan tersebut.
“AB 2017 mencerminkan komitmen bersama Komisi untuk mewujudkan California di mana institusi publik mengakui dan menghormati komunitas yang mereka layani,” kata Jason Paguio.
Jason mengatakan pengakuan tersebut memiliki makna budaya sekaligus manfaat praktis bagi warga Muslim.
“Dengan mengakui secara resmi Idulfitri dan Iduladha, negara bagian kita menegaskan makna budaya dari perayaan-perayaan ini sekaligus memberikan sarana praktis bagi sekolah dan tempat kerja sektor publik untuk mendukung mereka yang merayakannya,” kata Jason. (*)







