Masjid Istiqlal dan DMI Berangkat 26 Marbot Masjid Umrah

Sebanyak 26 marbut masjid diberangkatkan umrah melalui kolaborasi Masjid Istiqlal, DMI, dan Danone Indonesia sebagai apresiasi pengabdian. (Foto: Istimewa)

SerambiMuslim.com – Sebanyak 26 marbot masjid diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci melalui program kolaborasi Masjid Istiqlal dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Para marbot yang diberangkatkan tahun ini berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatra Barat. Mereka dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 24 September 2026.

Semula terdapat 27 marbot yang akan diberangkatkan. Namun, satu peserta asal Sumatra Barat batal berangkat karena terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

Program tersebut bukan sekadar pemberangkatan umrah. Program ini juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian para marbot yang selama ini menjaga dan merawat masjid.

Diharapkan perjalanan ke Tanah Suci dapat memperkuat keimanan para peserta. Selain itu, pengalaman tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para marbot untuk terus menebarkan kebaikan.

DMI Apresiasi Peran Marbut

Sekretaris Jenderal DMI, KH Rahmat Hidayat, mengapresiasi kolaborasi dalam program pemberangkatan umrah tersebut.

Menurut dia, marbot merupakan salah satu pihak yang memiliki peran penting dalam memakmurkan masjid.

Ia menjelaskan, marbot telah bersiap sebelum jamaah datang ke masjid. Mereka juga menyiapkan berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan ibadah.

“Tentu, di antara orang yang paling berperan dalam memakmurkan masjid itu adalah marbot. Sebelum jamaah datang, marbot sudah siap. Bahkan pagi sebelum subuh, menyalakan tarhim, adzan dan lain-lain itu pekerjaan marbot,” ujar Rahmat,

Rahmat berharap para marbot yang diberangkatkan dapat mendoakan kebaikan bagi bangsa Indonesia. Ia juga berharap mereka mendoakan pihak-pihak yang telah mendukung keberangkatan selama berada di Tanah Suci.

Tujuh Marbot Istiqlal Ikut Diberangkatkan

Kabid Peribadatan Masjid Istiqlal Jakarta, KH Bukhori Sail Attahiri, mengatakan marbot merupakan orang yang memiliki keterikatan kuat dengan masjid. Mereka memastikan berbagai kegiatan ibadah tetap berjalan.

Peran tersebut mencakup persiapan adzan, menjaga kebersihan, hingga mempersiapkan berbagai kegiatan keagamaan.

“Orang-orang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid,” katanya.

Bukhori mengatakan, dari 26 marbot yang diberangkatkan tahun ini, tujuh di antaranya berasal dari lingkungan Masjid Istiqlal. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu marbot yang akan berangkat, Hendi Mariana (43 tahun), mengaku bahagia ketika pertama kali mendapat kabar akan menunaikan ibadah umrah.

Hendi merupakan marbot Masjid Besar Kecamatan Purbaratu, Tasikmalaya. Keberangkatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengunjungi Tanah Suci.

“Saat pertama dengar dari ketua DKM akan diberangkatkan, saya kaget sekaligus campur bahagia,” ujar Hendi. (*)