Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026, DKI Posisi Ketiga

Kalimantan Timur menjadi juara umum MTQ Nasional 2026 dengan 288 poin. Banten menempati posisi kesembilan dengan 52 poin. (Foto: Istimewa)

SerambiMuslim.com – Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.

Kaltim mengumpulkan 288 poin dalam klasemen akhir MTQ Nasional XXXI. Jawa Tengah berada di posisi kedua dengan 208 poin. Sementara DKI Jakarta menempati posisi ketiga dengan 129 poin.

MTQ Nasional XXXI digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada 11-20 September 2026. Event tersebut resmi ditutup, Sabtu (19/9/2026).

Penetapan juara umum berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Keputusan tersebut bernomor Kep-05/DH/MTQN-XXXI/IX/2026 tentang Juara Umum dan Peringkat 10 Besar.

Dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama RI, keputusan dibacakan pada malam penutupan.

Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Syibli Syarjaya membacakan keputusan tersebut.

“Menetapkan Kafilah Provinsi Kalimantan Timur sebagai Juara Umum MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah,” kata Syibli Syarjaya.

Penetapan peringkat berdasarkan akumulasi poin dari seluruh cabang dan golongan musabaqah.

Hasil tersebut sebelumnya dibahas dalam Sidang Pleno Dewan Hakim pada Sabtu (19/9/2026).

Sementara itu, Provinsi Banten berhasil menempati posisi kesembilan dalam klasemen akhir MTQ Nasional XXXI.

Kafilah Banten mengumpulkan 52 poin dalam ajang tersebut.

Berikut klasemen 10 besar MTQ Nasional XXXI Tahun 2026:

  1. Kalimantan Timur – 288 poin
  2. Jawa Tengah – 208 poin
  3. DKI Jakarta – 129 poin
  4. Aceh – 99 poin
  5. Jawa Timur – 99 poin
  6. Sumatera Utara – 71 poin
  7. Jawa Barat – 71 poin
  8. Sumatera Selatan – 55 poin
  9. Banten – 52 poin
  10. Riau – 35 poin

Selain 10 posisi tersebut, terdapat dua provinsi yang berbagi peringkat. Nusa Tenggara Barat (NTB) mengumpulkan 33 poin dan menempati posisi ke-11.

Sulawesi Selatan berada di posisi ke-12 dengan 31 poin.

Keputusan Dewan Hakim ditetapkan pada 19 September 2026. Keputusan tersebut bersifat final dan mengikat.

Pesan Menteri Agama untuk Para Juara

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yang meraih prestasi.

Menurut Nasaruddin, pencapaian tersebut membutuhkan proses panjang, ketekunan, kedisiplinan, doa, dan pembinaan.

Ia mengingatkan bahwa kemenangan dalam kompetisi bukanlah akhir perjalanan.

Prestasi di arena MTQ perlu dilanjutkan dengan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemenangan sejati bukan sekadar mengalahkan peserta lain, melainkan mengalahkan kemalasan, mengalahkan kesombongan, mengalahkan keputusasaan, dan mengalahkan keinginan untuk berhenti belajar,” ujar Menag.

Nasaruddin juga berpesan kepada peserta yang belum berhasil meraih juara. Ia meminta mereka tidak berkecil hati atas hasil yang diperoleh.

Menurutnya, proses membaca, menghafal, memahami, dan mempelajari Al-Qur’an tetap memiliki nilai.

“Kemenangan tidak boleh melahirkan kesombongan dan kekalahan tidak boleh memutus persaudaraan. MTQ mempertemukan kita dalam kompetisi, tetapi Al-Qur’an mempersatukan kita dalam persaudaraan,” pesan Menag.

Estafet penyelenggaraan MTQ Nasional selanjutnya akan berlanjut ke Jakarta pada 2027.

Jakarta akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXII tahun depan. (*)