SerambiMuslim.com – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional (Geber Masjid) secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin, 10 Agustus 2026.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan akan diawali dengan kick off di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dan dilaksanakan serentak di berbagai daerah.
Kemenag mengajak pengurus masjid, penyuluh agama, Kantor Urusan Agama (KUA), serta masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut.
Peserta yang mendaftar akan memperoleh sertifikat dari Kementerian Agama.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pendaftaran dibuka. Hingga saat ini, sebanyak 611 masjid telah terdaftar sebagai lokasi pelaksanaan Geber Masjid.
Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 297 masjid.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan Geber Masjid tidak sekadar membersihkan rumah ibadah.
Menurutnya, gerakan tersebut juga bertujuan membangun budaya menjaga kebersihan sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat.
“Menindaklanjuti arahan Menteri Agama Bapak Nasaruddin Umar, Ditjen Bimas Islam melaksanakan Geber Masjid secara nasional pada 10 Agustus 2026. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya kita memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan aksi nyata menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat,” ujar Abu Rokhmad.
Sosialisasi program yang digelar secara virtual diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah.
Abu Rokhmad menjelaskan Geber Masjid merupakan implementasi Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 4 Tahun 2026.
Program tersebut juga mendukung Program Kemenag ASRI yang mendorong pengelolaan lingkungan rumah ibadah secara berkelanjutan.
Ia berharap gerakan ini menjadi budaya bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya bersama dalam merawat masjid. Masjid yang bersih dan nyaman akan membuat jamaah semakin khusyuk beribadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan,” lanjut Abu Rokhmad.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan Geber Masjid mencakup berbagai kegiatan ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut meliputi membersihkan area masjid, mengelola sampah, penghijauan, mengurangi plastik sekali pakai, hingga pendampingan oleh jajaran Kemenag dan KUA.
Program ini juga mendorong pemilahan sampah, penanaman tanaman, serta penghematan air dan listrik di lingkungan masjid.
“Melalui Geber Masjid, kami ingin mengajak seluruh pengurus masjid, penyuluh agama, KUA, dan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya memakmurkan masjid. Masjid yang bersih, asri, dan nyaman akan memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik sekaligus mencerminkan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi kebersihan. Kami berharap setelah kick off pada 10 Agustus nanti, semangat ini terus berlanjut di seluruh Indonesia sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan,” tutup Arsad.
Kick off Geber Masjid dijadwalkan berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 08.00–11.30 WIB di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta. (*)







