SerambiMuslim.com – Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat menjadi amalan yang banyak dilakukan umat Islam. Anjuran tersebut bersumber dari sejumlah hadits yang menyebut keutamaan membaca surat ke-18 dalam Al-Qur’an itu.
Keterkaitan Surat Al-Kahfi dengan hari Jumat bersumber dari sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam sejumlah hadits. Karena itu, umat Islam dianjurkan membacanya mulai malam Jumat hingga Jumat sore.
Rasulullah SAW Anjurkan Membaca Surat Al-Kahfi
Surat Al-Kahfi merupakan salah satu surat yang dianjurkan untuk dibaca pada hari Jumat. Dalam kitab ‘Fiqhus Sunnah’ karya Sayyid Sabiq dan buku ‘Aktivasi Mujizat Hari Jumat’ karya Rizem Aizid, terdapat sejumlah dalil yang menjadi pijakan anjuran tersebut.
1. Hadits Abu Sa’id al-Khudri
Anjuran membaca Surat Al-Kahfi pada malam dan siang Jumat antara lain merujuk pada hadits Abu Sa’id al-Khudri RA dari Rasulullah SAW.
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، أَضَاءَ لَهُ النُّوْرَ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Artinya: “Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka dia disinari cahaya di antara dua Jum’at (dua pekan).” (HR an-Nasa’i, Baihaqi, dan Hakim)
Hadits tersebut dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani.
Dalam riwayat lain dari Abu Sa’id al-Khudri RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul ‘Atiq (Ka’bah).” (HR Ad-Darimi, Nasa’i, dan Al-Hakim)
2. Hadits Ibnu Umar
Anjuran membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat juga disebutkan dalam riwayat Ibnu Umar.
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ ، سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ، يُضِيْتُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Artinya: “Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka cahaya memancar dari bawah telapak kakinya hingga ke langit dan menerangi dirinya pada hari kiamat, serta diampuni segala dosanya yang terdapat di antara dua Jumat.” (HR Ibnu Mardawaih dengan sanad yang tidak cacat)
Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi
Selain dikaitkan dengan amalan hari Jumat, membaca Surat Al-Kahfi juga disebut memiliki sejumlah keutamaan berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW.
1. Memberikan Ketenangan
Dari Barra’ bin ‘Azib RA diceritakan bahwa seorang laki-laki membaca Surat Al-Kahfi. Di dekatnya terdapat seekor kuda yang terikat dengan dua tali panjang.
Kemudian terlihat awan yang menaunginya dan semakin mendekat hingga membuat kuda tersebut berontak.
Ketika pagi tiba, orang tersebut datang kepada Nabi SAW dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Rasulullah SAW kemudian bersabda bahwa kejadian tersebut merupakan ketenangan yang turun bersama Al-Qur’an. (HR Bukhari dan Muslim)
2. Terjaga dari Fitnah Dajjal
Keutamaan lain berkaitan dengan perlindungan dari fitnah Dajjal. Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa saja yang menghafal sepuluh ayat dari awal surat Al-Kahfi (dari lafaz lain: dari akhir Al-Kahfi), maka ia akan terjaga dari fitnah Dajjal.” (HR Muslim)
Hadits tersebut diriwayatkan dari Abu Darda RA.
3. Terjaga dari Godaan Setan
Membaca Surat Al-Kahfi juga disebut memiliki keutamaan dalam menjaga rumah dari godaan setan.
Rasulullah SAW bersabda,”Rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Kahfi atau Al-Baqarah, tidak akan dimasuki oleh setan sepanjang malam.” (HR Ibnu Mardawaih)
4. Menjadi Penerang pada Hari Kiamat
Keutamaan lainnya adalah memperoleh cahaya pada hari kiamat dan ampunan di antara dua Jumat.
Dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ ، سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ، يُضِيْتُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Artinya: “Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka cahaya memancar dari bawah telapak kakinya hingga ke langit dan menerangi dirinya pada hari kiamat, serta diampuni segala dosanya yang terdapat di antara dua Jumat.” (HR Ibnu Mardawaih)
Kapan Waktu Terbaik Membaca Surat Al-Kahfi?
Waktu membaca Surat Al-Kahfi dapat dimulai sejak malam Jumat. Waktu tersebut dimulai setelah matahari terbenam pada Kamis atau setelah Magrib.
Amalan tersebut dapat dilanjutkan hingga Jumat sore, tepatnya setelah waktu Asar atau sebelum matahari terbenam.
Dengan demikian, umat Islam memiliki rentang waktu yang cukup panjang untuk membaca Surat Al-Kahfi, baik pada malam Jumat maupun siang hari Jumat. (*)







