SerambiMuslim.com – Manusia terkadang sulit mengendalikan emosi, hingga melakukan perbuatan yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus untuk meredakan amarah. Bacaan ini membantu menjaga hati tetap tenang.
Doa tersebut tercatat dalam karya Imam An-Nawawi, yaitu, Al-Adzkar An-Nawawiya. Berikut bacaan doanya:
Bacaan Arab:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ ، وَأَجِرْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ
Latin: Allahummaghfirli dzanbi, wa adzhib ghaizha qalbi, wa ajirni minas syaithan.
Artinya: “Tuhanku, ampunilah dosaku, redamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan”
Selain doa itu, Rasulullah juga menganjurkan membaca ta’awudz saat marah. Bacaan ini yakni:
A’udzubillaahi minasy syaithanir rajim
Artinya: Saya berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk).
Bacaan ta’awudz akan membuat yang sedang marah tidak akan terjerumus ke dalam rayuan setan.
Hadits dari Sulaiman bin Surd menceritakan pengalaman bersama Rasulullah SAW: “Suatu hari saya duduk bersama Rasulullah SAW. Dua orang saling memaki hingga wajah salah satunya memerah dan urat lehernya memuncak.
Kemudian Rasulullah bersabda: “Jika dia membaca ta’awudz, marahnya akan hilang.” (HR Bukhari dan Muslim)







