SerambiMuslim.com – Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal membuka Program Beasiswa LPDP–PKUMI tahun akademik 2026.
Program ini menjadi langkah strategis Masjid Istiqlal mencetak ulama moderat, inklusif, dan berwawasan nasional serta internasional.
Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya program tersebut bagi masa depan Islam Indonesia.
“PKUMI memperkokoh posisi Islam Indonesia sebagai Islam moderat dan rahmatan lil ‘alamin,” ujar Nasaruddin Umar.
Beasiswa LPDP–PKUMI mencakup tiga jenjang pascasarjana. Program tersebut meliputi S2 Pendidikan Kader Ulama, S2 Pendidikan Kader Ulama Perempuan, dan S3 Pendidikan Kader Ulama.
Kurikulum PKUMI bersifat terintegrasi antara akademik, keulamaan, dan penguatan wawasan global.
Perkuliahan akademik dilaksanakan di Universitas PTIQ Jakarta. Pembinaan keulamaan berlangsung di Masjid Istiqlal dan asrama mahasiswa. Peserta juga mengikuti program short course di luar negeri.
PKUMI menanamkan paradigma Islam wasathiyah melalui pendekatan akademik yang kuat dan berimbang.
Kurikulum memadukan khazanah keislaman klasik dan pemikiran Islam kontemporer.
Mahasiswa diharapkan menjadi pemimpin umat yang matang secara spiritual dan luas secara intelektual.
Selama studi, mahasiswa dibina langsung oleh ulama nasional dan internasional. Lingkungan Masjid Istiqlal menjadi ruang internalisasi nilai keislaman inklusif dan kebangsaan.
Pendaftaran daring dibuka pada 15–29 Januari 2026 melalui situs resmi PKUMI.
Skema LPDP menanggung penuh biaya pendidikan dan biaya hidup peserta. Peserta dengan LoA PKUMI dibebaskan dari Tes Bakat Skolastik LPDP Kebijakan tersebut mempercepat proses pengajuan beasiswa.
Manajer Akademik PKUMI, Nur Rofiah, menegaskan komitmen pembinaan ulama berkelanjutan.
“PKUMI bukan sekadar kuliah, tetapi pembinaan intensif untuk melahirkan ulama rujukan umat,” kata Nur Rofiah.
Setiap mahasiswa wajib tinggal di asrama selama masa studi. Mahasiswa juga menandatangani komitmen tidak mendaftar CPNS selama pendidikan berlangsung.
Direktur PKUMI, Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, menyebut program dirancang secara komprehensif.
“PKUMI mencetak ulama berakhlak mulia, menguasai ilmu klasik dan kontemporer, serta siap memimpin umat,” ujarnya. ***







