SerambiMuslim.com – Direktorat Zakat dan Wakaf (Zawa) Masjid Istiqlal meluncurkan program Wakaf Inovasi Istiqlal 2026 dengan menghadirkan edukasi manasik berbasis teknologi Virtual Reality (VR) selama Ramadan 1447 Hijriah.
Program ini menjadi bagian dari pengembangan wakaf modern yang produktif dan transparan.
Program tersebut digelar bekerja sama dengan Istiqlal Global Fund (IGF), Umrahverse, serta Manasik Xperience di bawah naungan PT Wahana Permainan Interaktif.
Direktur Zawa Istiqlal, Dr. Budi Utomo, M.A., mengatakan bahwa inisiatif ini dirancang untuk memperluas literasi masyarakat mengenai skema wakaf produktif di era digital.
“Kami ingin memperkenalkan wakaf sebagai instrumen yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui pendekatan teknologi, jamaah yang datang ke Istiqlal selama Ramadan dapat memahami bahwa wakaf bukan hanya konvensional, tetapi juga dapat dikelola secara produktif dan transparan,” ujar Budi, Selasa, 3 Maret 2026.
Ia menambahkan, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan partisipasi umat dalam penguatan ekonomi berbasis wakaf.
Direktur IGF, Ahsanul Haq, menilai pemanfaatan teknologi VR dalam edukasi manasik sebagai langkah strategis yang adaptif terhadap transformasi digital.
“Teknologi harus menjadi sarana kemajuan umat. Kami berharap Istiqlal dapat menjadi pelopor pemanfaatan inovasi digital untuk edukasi ibadah sekaligus penguatan filantropi Islam,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Manasik Xperience, Muhammad Rusli, S.Kom., menjelaskan bahwa simulasi VR yang dihadirkan memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman imersif layaknya berada di Tanah Suci.
“Melalui VR Simulation, masyarakat bisa merasakan suasana ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi secara interaktif. Ini bukan sekadar visual, tetapi pengalaman edukatif yang menyeluruh,” jelas Rusli.
Program ini sekaligus mengubah paradigma pengelolaan wakaf menjadi lebih inklusif dan berdampak luas.
Integrasi nilai ibadah dan teknologi digital diharapkan memberi pemahaman komprehensif mengenai tata cara umrah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola aset wakaf.
Edukasi manasik berbasis VR tersebut dapat diakses masyarakat di area Masjid Istiqlal sepanjang Ramadan 1447 H.
Inisiatif ini menandai langkah strategis pengelolaan wakaf yang selaras dengan agenda transformasi digital Indonesia menuju 2026. ***







