SerambiMuslim.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengimbau masyarakat mengambil wudhu di rumah sebelum mengikuti shalat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu, 21 Maret 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di area tempat wudhu masjid.
“Saya hanya ingin mengingatkan supaya nanti tidak crowded pada tempat wudhu, silakan mengambil wudhu di rumah. Kecuali kalau batal wudhunya, silakan mengikuti petunjuk wudhu laki-laki dan perempuan,” ujar Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jumat, 20 Maret 2026.
Menag juga mendorong masyarakat datang lebih awal, mengenakan pakaian sopan, serta membawa kantong pribadi untuk sepatu dan menjaga barang bawaan selama shalat Id.
“Mengimbau supaya datang lebih awal karena begitu padatnya dan animo masyarakat untuk datang ke Masjid Istiqlal. Bahkan sebelum shalat subuh, banyak yang sudah mengambil tempat di bagian dalam masjid,” tambahnya.
Selain itu, Nasaruddin mengingatkan masyarakat yang belum membayar zakat fitrah agar segera menunaikannya. Pihak Masjid Istiqlal juga menyediakan pusat informasi untuk menangani hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan barang atau anggota keluarga tercecer.
“Harapan kami, InsyaAllah banyak tamu VVIP akan hadir. Oleh karena itu, kami mohon agar semua mempersiapkan diri dengan penuh ketulusan dan keikhlasan,” kata Menag.
Shalat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal dijadwalkan pukul 07.00 WIB dengan khatib Prof Noorhadi Hasan, Rektor UIN Sunan Kalijaga, mengusung tema “Kemenangan Idulfitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan”.
Imam shalat adalah Ahmad Husni Ismail, dengan Ahmad Rofiuddin Mahfudz sebagai Badal Imam, sedangkan ustaz Harmoko dan ustaz Ahmad Achwani bertugas sebagai Bilal I dan Bilal II.
Panduan Shalat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal
1. Datang lebih awal, salat dimulai pukul 07.00 WIB
2. Memakai pakaian sopan dan menutup aurat
3. Membawa alat dan alas shalat pribadi
4. Membawa kantong plastik untuk sandal/sepatu
5. Membawa barang secukupnya dan menjaga keamanannya
6. Menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan ibadah
Akses Gerbang Jamaah
- Gerbang 2 Al-Ghaffar (Jalan Perwira)
- Gerbang 3 Al-Aziz & Gerbang 4 Al-Jabbar (Lapangan Banteng)
- Gerbang 5 Al-Fattah (Gereja Katedral)
- Gerbang 6 Al-Mukmin (Stasiun Gambir & Pasar Baru)
Area Parkir
- Basement Masjid Istiqlal B1 & B2 (600 mobil)
- Gedung Pertamina (300 mobil, 300 motor)
- Kemenag (200 mobil, 300 motor)
- Lapangan Banteng (300 mobil, 200 motor)
- Gereja Katedral (150 motor)
- Kantor Pos (150 mobil, 100 motor)
- Santa Maria (75 mobil, 50 motor)
- Gedung Kesenian Jakarta (50 mobil)
- Belakang Gedung TNI AD (50 mobil, 50 motor)
- Santa Ursula (100 mobil, 100 motor)
- Mabes TNI AD (khusus menteri & duta besar). ***







