Haji Muda Dongkrak Pertumbuhan Nasabah BSI

Strategi haji muda mendorong pertumbuhan Tabungan Haji BSI hingga 6,8 juta nasabah per November 2025. BSI raih tiga penghargaan nasional dari BPKH. (Foto: Istimewa/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Segmen haji muda menjadi pendorong utama ekspansi Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Strategi pendaftaran haji sejak dini menyasar kalangan milenial dan Gen Z. Langkah tersebut meningkatkan jumlah nasabah Tabungan Haji BSI secara signifikan.

Hingga November 2025, nasabah Tabungan Haji BSI mencapai 6,8 juta orang. Jumlah tersebut tumbuh 23 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Capaian itu mengantarkan BSI meraih tiga penghargaan nasional bergengsi di ajang BPKH Annual Meeting & Hajj Banking Award 2025.

Ajang tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

BSI meraih predikat Terbaik 1 Bank Nasional di tiga kategori. Kategori ini mencakup registrasi haji dan kontribusi AUM terbaik.

Selain itu, BSI juga meraih penghargaan capaian target registrasi haji terbaik dan The Best of Young Hajj Pilgrims Registration Bank 2025.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy menyebut pencapaian itu bentuk kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan ini datang terutama dari generasi muda yang sadar pentingnya daftar haji sejak dini,” ujar Erwan, Jumat (2/1/2026).

Ia menegaskan peran BSI melampaui fungsi penyimpanan dana semata. “Kami ingin menjadi sahabat spiritual generasi muda untuk berhaji sejak dini,” katanya.

Penguatan segmen haji muda mendorong pertumbuhan nasabah BSI secara berkelanjutan. Pertumbuhan ditopang kemudahan pembukaan rekening digital melalui aplikasi BYOND by BSI.

Digitalisasi tersebut mempersingkat proses pendaftaran dan memperluas akses masyarakat.

Selain pertumbuhan nasabah, dana pihak ketiga dari ekosistem haji yang dikelola BSI juga menunjukkan tren pertumbuhan positif. Aliran dana tersebut memperkuat likuiditas dan pengelolaan dana umat.

Program BSI Haji Muda menjadi kunci keberhasilan literasi haji generasi muda. Program ini mendorong pendaftaran haji lebih awal di tengah masa tunggu panjang.

“Anak muda kini sadar masa tunggu haji harus disiasati sejak dini,” ujar Erwan.

Ia menambahkan, BSI memfasilitasi pendaftaran dan pelunasan haji secara digital. Fitur tersebut tersedia melalui aplikasi BYOND by BSI.

Saat ini, BSI menguasai pangsa pasar jamaah haji nasional. BSI juga memperkuat posisinya sebagai mitra strategis utama BPKH.

Penguatan segmen haji muda menopang pendanaan jangka panjang perseroan.

Dana haji dinilai stabil dan memperkuat ketahanan likuiditas bank. Kondisi ini meningkatkan kapasitas pembiayaan dan intermediasi syariah BSI.

Dengan fondasi tersebut, BSI berada pada posisi strategis menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

BSI juga memperdalam perannya sebagai penggerak utama ekosistem haji nasional. (*)