ESQ Dukung Wajib Halal 2026, Siapkan Jaringan Alumni

ESQ Corp mendukung Program Wajib Halal 2026 dan meluncurkan ESQ Halal Center untuk memperkuat ekosistem halal nasional bersama BPJPH. (Foto: Dok BPJPH)

SerambiMuslim.com – Ary Ginanjar Agustian menyatakan komitmennya mendukung Program Wajib Halal yang akan mulai diberlakukan pada Oktober 2026.

Dukungan tersebut disampaikan di hadapan sekitar 6.500 peserta dalam acara training bertajuk “The Amazing You 6 – Unlock Your Power” di ICE BSD Hall 10, Tangerang, Sabtu, 20 Juni 2026.

Komitmen itu juga diperkuat dalam momentum peresmian ESQ Halal Center yang dilakukan oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan.

Kehadiran pusat halal tersebut disebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem halal nasional menjelang implementasi kebijakan sertifikasi halal wajib.

Ary Ginanjar menegaskan bahwa ESQ siap berperan aktif dalam mendukung kebijakan tersebut, termasuk melalui jaringan alumni yang dimiliki di berbagai daerah.

“BPJPH memiliki visi yang sangat mulia, apalagi mulai Oktober mendatang sertifikat halal akan diwajibkan. Kedatangan kami ke sini adalah untuk mendukung program tersebut,” kata Ary.

“Jaringan alumni ESQ yang berjumlah 2,5 juta yang telah mengikuti training secara langsung dan 2 juta orang secara online akan ikut mensosialisasikan dan mendukung agar Wajib Halal Oktober 2026 ini berhasil,” sambungnya.

Sementara itu, Ahmad Haikal Hasan mengapresiasi langkah ESQ Corp yang membangun ESQ Halal Center sebagai pusat ekosistem halal terintegrasi. Menurutnya, fasilitas tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat industri halal nasional.

Ia menjelaskan, ESQ Halal Center dilengkapi dengan berbagai instrumen penting, mulai dari Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk sertifikasi penyelia dan auditor halal, hingga Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang melayani sertifikasi halal bagi pelaku usaha di dalam dan luar negeri.

“ESQ Halal Center, insyaAllah akan menjadi bagian dalam perubahan bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 yang akan datang,” kata Haikal.

Ia menambahkan, tenaga pendamping halal memiliki peran penting dalam membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi, sementara penyelia halal memastikan proses produksi sesuai standar syariah.

Selain itu, ESQ juga dinilai aktif dalam membangun literasi halal di masyarakat melalui berbagai program pelatihan.

“Ketika ini membumi di seluruh Indonesia, kami mengundang semua yang hadir untuk menjadi satria-satria halal. Karena memang belum pernah satu menit pun yang tidak terlintas dalam pikiran saya kecuali, Ya Allah, jadikan saya berguna besar untuk orang banyak,” ujarnya.

Haikal menegaskan bahwa konsep halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga berpengaruh pada kualitas kehidupan dan pembangunan karakter bangsa.

“Indonesia akan menjadi bangsa yang hebat ketika makanannya terjaga kehalalannya. Setelah itu kejujuran terjaga, hati terjaga, dan pada akhirnya keimanan terjaga. Inilah yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Haikal secara resmi meresmikan ESQ Halal Center serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat ekosistem halal nasional.

“Maka dari itu, hari ini sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, saya dengan ini meresmikan ESQ Halal Center. Mari bersama-sama membangun halal untuk Indonesia,” tegasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakio Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH Abd. Syakur, dan Wakil Ketua Umum DPP FKA EQLSQ Nanan Soekarna. (*)