SerambiMuslim.com – Pesantren Quran Anamfal, Cirebon, menggelar Anamfal International Quran Competition atau Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 2026 pada Ramadan 1447 Hijriah.
Kompetisi hafalan Alquran bertaraf internasional ini dilaksanakan secara daring dan diikuti peserta dari berbagai negara.
Ketua Panitia MHQ 2026, Laila, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan hafalan Alquran. Menurutnya, kompetisi ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran.
“Kami berharap MHQ 2026 menjadi wadah lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mencintai serta mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Laila, Sabtu, 7 Maret 2026.
Kompetisi ini terbuka bagi pelajar tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah kelas 5-6 serta sekolah menengah pertama atau madrasah tsanawiyah kelas 8-9. Peserta dapat berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.
Menurut Laila, hingga awal Maret 2026 tercatat lebih dari 100 peserta telah mendaftar. Mereka berasal dari tujuh negara di kawasan Asia, Afrika, dan Amerika.
Panitia menyediakan total hadiah lebih dari Rp100 juta bagi para pemenang. Hadiah tersebut meliputi laptop, telepon pintar, uang pembinaan, merchandise, bantuan pendidikan, serta sertifikat internasional bagi peserta dan pembimbing.
Dua Tahap Seleksi
MHQ 2026 dilaksanakan secara daring melalui dua tahap seleksi. Pada tahap pertama, peserta diminta mengirimkan video tilawah atau hafalan Alquran melalui media sosial pada 1-3 Maret 2026.
Panitia kemudian mengumumkan peserta yang lolos ke tahap berikutnya pada 7 Maret 2026. Para peserta yang terpilih mengikuti technical meeting secara daring melalui aplikasi Zoom pada 9 Maret 2026.
Tahap kedua berlangsung pada 11-12 Maret 2026 melalui Zoom Meeting dengan penilaian langsung dari dewan juri. Seluruh rangkaian kompetisi akan ditutup dengan babak grand final yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026.
Pengasuh Pesantren Quran Anamfal Cirebon, Faisal Hilmi, mengatakan penyelenggaraan kompetisi internasional ini merupakan upaya memperluas syiar Alquran di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kami berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk belajar dan mengajarkan Alquran,” kata Faisal.
Ia menambahkan, MHQ 2026 merupakan pengembangan dari kegiatan serupa yang pernah digelar pada 2023. Saat itu, Pesantren Quran Anamfal menyelenggarakan lomba MHQ tingkat Jawa Barat yang kemudian berkembang hingga menjangkau peserta dari berbagai negara. ***






