Tips Memilih Hewan Sehat untuk Kurban Iduladha

Pedagang hewan kurban mulai ramai menjelang Iduladha 2026. Masyarakat diimbau teliti memilih sapi dan kambing sehat sesuai syariat. (Foto: Int/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, pedagang hewan kurban musiman mulai bermunculan di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan Banten. Masyarakat pun diimbau lebih cermat saat membeli hewan kurban agar sesuai syariat serta dalam kondisi sehat dan layak.

Pemilik Kandang Satwa Kencana, Ali Akbar, mengatakan terdapat beberapa indikator yang dapat digunakan masyarakat untuk memastikan kesehatan hewan kurban, khususnya sapi dan kambing.

Menurut dia, kondisi fisik menjadi hal utama yang perlu diperhatikan, mulai dari mata hewan yang jernih, tubuh terlihat segar, hingga tidak mengalami cacat fisik maupun pincang.

“Matanya harus terlihat baik, tidak berair, badannya segar, dan tidak cacat,” kata Ali Akbar, Ahad, 10 Mei 2026

Sekadar informasi, Kandang Satwa Kencana milik Ali berada di Jalan Masjid Lapangan Tembak, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Selain kondisi fisik, lanjut Ali, pembeli juga perlu memastikan hewan memiliki nafsu makan yang baik serta memeriksa kondisi kotorannya.

Ia menjelaskan, sapi sehat umumnya memiliki kotoran berwarna hijau kecokelatan, bertekstur lembek, masih mengandung serat rumput, dan tidak bercampur darah.

“Kalau ada darah atau kondisinya terlalu cair tentu harus diwaspadai. Nafsu makan juga harus bagus dan hewan tidak boleh pincang,” ujarnya.

Ali menuturkan, pihaknya rutin melakukan pengecekan kesehatan terhadap seluruh hewan ternak yang dijual. Dari sekitar 150 ekor sapi yang sempat diperiksa, hanya satu ekor yang ditemukan dalam kondisi tidak sehat.

“Di kandang kami dari 150 ekor, baru satu yang ditemukan tidak sehat dan langsung kami potong. Kebetulan kami juga punya toko daging, jadi langsung dijual,” ucapnya.

Kata Ali, sejak pertengahan April 2026 pihaknya telah menyediakan ratusan hewan kurban guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha.

Meski begitu, Ali mengaku penjualan tahun ini belum sepenuhnya maksimal. Hingga tiga pekan menjelang Iduladha, penjualan sapi di kandangnya baru mencapai sekitar 50 persen dari total stok yang tersedia.

“Dari 300 ekor sapi, baru sekitar 50 persen yang terjual. Untuk penjualan tahun 2026 ini antusiasnya cukup bagus dibanding 2025, tapi volume pembeliannya masih sekitar 50 persen,” katanya.

Ia belum dapat memastikan apakah peningkatan pembelian akan terjadi mendekati Hari Raya Iduladha atau justru dipengaruhi kondisi daya beli masyarakat.

Sementara itu, hewan kurban jenis kambing dijadwalkan mulai tiba di kandang pada Kamis mendatang dan segera dipasarkan kepada masyarakat. ***