SerambiMuslim.com – Allah SWT menurunkan Alquran kepada Nabi Muhammad SAW dalam bahasa Arab, bukan dalam bahasa lain.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan, bahkan penjelasannya telah disebutkan secara langsung dalam Alquran dan diperkuat oleh penafsiran para ulama.
Penjelasan mengenai turunnya Alquran dalam bahasa Arab termuat dalam Surah Asy-Syu’ara ayat 192-195. Dalam ayat tersebut, Allah SWT menegaskan bahwa Alquran merupakan wahyu yang diturunkan oleh Tuhan semesta alam melalui perantara Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan bahasa Arab yang jelas.
Allah SWT berfirman:
وَاِنَّهٗ لَتَنْزِيْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ ١٩٢ نَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُ ۙ ١٩٣ عَلٰى قَلْبِكَ لِتَكُوْنَ مِنَ الْمُنْذِرِيْنَ ۙ ١٩٤ بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِيْنٍ ۗ ١٩٥
Artinya:
“Sesungguhnya ia (Alquran) benar-benar diturunkan Tuhan semesta alam. Ia (Alquran) dibawa turun oleh Ruhulamin (Jibril). (Diturunkan) ke dalam hatimu (Nabi Muhammad) agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan. (Diturunkan) dengan bahasa Arab yang jelas.”
Berdasarkan Tafsir Kementerian Agama RI, ayat-ayat tersebut menjelaskan bahwa Alquran diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Pada ayat ke-195 ditegaskan bahwa wahyu Allah disampaikan menggunakan bahasa Arab yang jelas, fasih, serta memiliki keindahan gaya bahasa.
Alasan Alquran Diturunkan dalam Bahasa Arab
Terdapat sejumlah alasan mengapa Allah SWT memilih bahasa Arab sebagai bahasa Alquran. Berikut penjelasannya.
1. Bahasa Arab Memiliki Kedudukan yang Istimewa
Ulama pakar linguistik sekaligus sastrawan, Ibnu Faris, dalam kitab As-Shahibi fi Fiqh al-Lughah menjelaskan bahwa dipilihnya bahasa Arab sebagai media penyampaian firman Allah menunjukkan keistimewaan bahasa tersebut. Menurutnya, bahasa Arab memiliki kemampuan dan kedudukan yang tinggi dibandingkan bahasa-bahasa lainnya.
2. Bahasa Arab Memiliki Kekayaan Linguistik
Ulama besar ahli tafsir dan hadits, Imam As-Suyuthi, dalam kitab Al-Mazhar fi Ulum al-Lughah mengungkapkan bahwa bahasa Arab memiliki keluasan kosakata dan kekayaan linguistik yang sangat besar.
Penjelasan serupa juga terdapat dalam buku “The Great Quran: Referensi Terlengkap Ilmu-Ilmu Al-Qur’an” karya Ahmad Hatta dkk. Disebutkan bahwa bahasa Arab memiliki perbendaharaan kata yang sangat kaya.
Para peneliti bahasa Arab bahkan menyebut terdapat sekitar 80 sinonim untuk kata yang bermakna unta dan sekitar 200 sinonim untuk kata yang bermakna anjing.
3. Alquran Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Tengah Masyarakat Arab
Alasan lainnya adalah karena Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang hidup di tengah masyarakat Arab. Penggunaan bahasa Arab membuat risalah Islam lebih mudah dipahami oleh masyarakat pertama yang menjadi sasaran dakwah Rasulullah SAW.
Ibnu Katsir ketika menafsirkan Surah Asy-Syu’ara ayat 195 menjelaskan bahwa Alquran diturunkan dengan bahasa Arab yang fasih, sempurna, dan padat makna agar menjadi hujah yang jelas, memberikan petunjuk, serta mampu membantah berbagai alasan yang menentang kebenarannya.
Rasulullah SAW kemudian mengajarkan Alquran kepada masyarakat Arab menggunakan bahasa yang mereka pahami. Hal tersebut juga dijelaskan dalam buku “Bagaimana Rasulullah Mengajarkan Al-Qur’an kepada Para Sahabat” karya Abdussalam Muqbil Al-Majidi edisi Indonesia, yang menerangkan bahwa proses penyampaian wahyu dilakukan dengan bahasa Arab yang jelas sehingga mudah dipahami oleh para sahabat. (*)







